Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT DESA DALAM PEMBANGUNAN (Studi Kasus: Pengaruh Partisipasi Masyarakat Desa Pandowoharjo, Kabupaten Sleman Pasca Undang-Undang Desa)

FADILMAN SARUMAHA, Dr. rer. pol. Mada Sukmajati, S.IP., MPP

2018 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Penelitian tentang partisipasi masyarakat desa dalam kegiatan pembangunan merupakan fenomena yang sangat penting saat ini sejalan lahirnya undang-undang desa. Secara substansial, undang-undang ini menempatkan masyarakat desa sebagai salah satu aktor penting untuk menyukseskan kegiatan pembangunan di desa. Tentunya partisipasi masyarakat desa dalam hal ini tidak semata-mata melaksanakan kegiatan pembangunan di desa, tetapi bagaimana juga pengaruhnya dalam memberikan pengawasan. Kondisi ini tidak terlepas dari pengalaman beberapa tahun terakhir semenjak undang-undang desa diberlakukan. Dimana tidak sedikit juga kasus penyimpangan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Dengan menggunakan Desa Pandowoharjo sebagai objek penelitian, penelitian ini menganalisis sejauh mana pengaruh partisipasi masyarakat desa Pandowoharjo dengan menggunakan teori tangga partisipasi dari Sherry R. Arnstein terhadap keterlibatan masyarakat desa dalam kegiatan pembangunan melalui ranah yang dilihat yaitu perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi. Masing-masing ranah tersebut diidentifikasi pelibatan masyarakat desa, sehingga penelitian ini memperoleh gambaran secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pengaruh partisipasi masyarakat desa Pandowoharjo dalam kegiatan pembangunan masih cukup lemah. Berdasarkan hasil identifikasi pelibatan masyarakat desa dari masing-masing ranah yang dilihat, menunjukkan pengaruh partisipasi masyarakat desa Pandowoharjo berada pada tahap placation. Masyarakat desa hanya ikut mempengaruhi suatu keputusan tetapi tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Misalnya terhadap realisasi program yang akan dijalankan. Masyarakat desa hanya mampu menawarkan usulannya tetapi realisasi keputusan ada di tangan pemerintah desa. Kemudian, belum terlihat jelas upaya negosiasi dan kontrol yang dilakukan oleh masyarakat desa.

Research on the participation of villagers in development activities is a very important phenomenon at this time in line with the birth of village laws. Substantially, this law places villagers as one of the key actors for successful development activities in the village. Surely the participation of villagers in this case does not merely carry out development activities in the village, but how also its influence in providing supervision. This condition can not be separated from the experience of the last few years since the village law was enacted. Where not a few also cases of irregularities committed by the village government. By using Pandowoharjo Village as the object of research, this study analyzed the extent of the influence of community participation in Pandowoharjo village by using the ladder of participation from Sherry R. Arnstein towards the involvement of village community in development activity through the sphere of view which is planning, implementation and evaluation. Each of these domains was identified by the involvement of the village community, so that this study obtained a comprehensive overview. This research uses qualitative method with case study approach. Based on the research that has been done, the influence of community participation in development activities Pandowoharjo still quite weak. Based on the results of identification of village community involvement from each of the domains viewed, show the influence of community participation Pandowoharjo village is at the stage of placation. The village community only influences a decision but is not involved in decision making. For example on the realization of the program to be run. The village community is only able to offer its proposal but the realization of the decision is in the hands of the village government. Then, there has not been a clear effort of negotiation and control by the villagers.

Kata Kunci : Partisipasi, Masyarakat Desa Pandowoharjo, Pembangunan, Undang-Undang Desa/Participation, Pandowoharjo Village Community, Development, Village Law

  1. S1-2018-347994-abstract.pdf  
  2. S1-2018-347994-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-347994-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-347994-title.pdf