Laporkan Masalah

KUALITAS KARKAS DAN NON KARKAS KAMBING BLIGON YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN TERPROTEKSI MENGANDUNG KARBOHIDRAT DAN PROTEIN

RETINA MA'ARIFANI, Ir. Edi Suryanto, M.Sc., Ph.D., IPU.; Prof. Ir. Zaenal Bachruddin, M.Sc., Ph.D., IPU.

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan tambahan dengan proteksi karbohidrat dan protein terhadapkualitas karkas dan non karkas kambing Bligon. Ternak yang digunakan sebanyak delapan ekor kambing Bligon dengan umur rata-rata 1,5 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan. Perlakuan pertama pemberian pakan tambahan tanpa pemanasan (pakan kontrol). Perlakuan kedua pemberian pakan tambahan dengan pemanasan (pakan tambahan proteksi). Masing-masing perlakuan menggunakan empat ekor kambing sebagai ulangan. Tiga dari empat ekor kambing pada masing-masing perlakuan dipotong dan dilakukan pengamatan kualitas karkas dan nonkarkas. Variabel yang diamati pada kualitas karkas meliputi berat dan persentase karkas, rib eye area, berat dan persentase lemak jantung, pelvis dan ginjal. Variabel yang diamati pada nonkarkas adalah darah, kepala, kaki, kulit, jantung, paru-paru, hati, saluran pencernaan bersih dan limpa. Data dianalisis menggunakan independent samples T-test, dengan software personal komputer SPSS 16. Pakan tambahan proteksi tidak berpengaruh terhadap kualitas karkas dan nonkarkas. Persentase karkas pakan kontrol dan karkas pakan tambahan proteksi adalah 34,46±0,60% dan 45,57±1,73%. Persentase non karkas pakan kontrol adalah 25,78±0,73% dan persentase non karkas pakan tambahan proteksi adalah 28,7±0,36%. Pakan tambahan proteksi mempengaruhi persentase organ hati (P<0,05). Persentase organ hati dengan pakan tambahan proteksi yaitu 2,04±0,14%. Kesimpulan hasil penelitian adalah kualitas karkas dan non karkas kambing Bligon tidak dipengaruhi oleh pakan tambahan proteksi. Kata kunci: Kambing Bligon, proteksi karbohidrat dan protein, karkas, nonkarkas

This study aimed to determine the effect of additional feed with carbohydrate and protein protection against carcass and non carcass quality of goat Bligon. Livestock used as many as eight goats Bligon with an average age of 1.5 years divided into two types of treatment. The first additional feeds were treated using non-heating treatment (control feeds), while the second onces were treated using heating treatment (additional feeds protection). Each treatment used four goats as replicates. Three of four goats in each treatment were cut and indentified the carcass and non carcass quality. The variables observed in carcass quality included weight and percentage of carcass, rib eye area, weight and percentage of kidney, pelvis and heart fat. The variables observed in non carcass were blood, head, legs, skin, heart, lungs, liver, gastrointestinal tract and spleen. The data were analyzed using independent samples T-test, with personal computer software SPSS 16. Additional feed protection did not affect the quality of carcass and non carcass. The percentage of control feed carcass and additional feed protection carcass were 34.46±0.60% and 45.57±1.73%. Percentage of non-carcass used control feed was25.78±0.73% and additional feed protection was 28.7±0.36%. The additional feed protection affected the percentage of liver (P<0.05). Percentage of liver with additional feed protection was 2.04±0.14%. The conclusion of this research is the quality of carcass and non carcass of Bligon goat are not affected by additional feed protection. Keywords: Bligon goat, carbohydrate and protein protection, carcass, non carcass

Kata Kunci : Bligon goat, carbohydrate and protein protection, carcass, non carcass

  1. S1-2018-362621-abstract.pdf  
  2. S1-2018-362621-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-362621-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-362621-title.pdf