Laporkan Masalah

Faktor Politik Domestik dalam Perubahan Politik Luar Negeri Arab Saudi di Bawah Raja Salman

RIZAL BINTANG RAHANI, Dr Siti Muti'ah Setyawati, M.A.

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Arab Saudi memasuki masa reformasi bidang politik, ekonomi, dan sosial di bawah kepemimpinan Raja Salman terhitung sejak tahun 2015. Secara garis besar, kini Arab Saudi bergerak ke arah yang lebih moderat di bawah komando Raja Salman dan Putera Mahkota Muhammad bin Salman dengan menghapus senioritas agnatik, mereformasi lembaga keagamaan, melancarkan kebijakan anti-korupsi, penghematan anggaran, diversifikasi ekonomi, dan reformasi kebijakan sosial. Di masa yang bersamaan, Arab Saudi juga nampak mengubah arah politik luar negerinya menjadi lebih tegas dan agresif. Intervensi militer di Yaman, pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar, aliansi kuat dengan Amerika Serikat, dan wacana normalisasi hubungan Israel menjadi hal yang menarik untuk dilihat. Politik domestik banyak berperan di dalam implementasi politik luar negeri suatu negara, tak terkecuali Arab Saudi. Dengan melihat keadaan lingkungan domestik, orientasi politik luar negeri, proses pembuatan keputusan, dan perilaku politik luar negeri, reformasi yang terjadi di dalam tubuh internal Arab Saudi mampu mendorong perubahan politik luar negerinya dengan cara mengkonsolidasikan sumber-sumber kekuasaan yang ada di Arab Saudi. Penyederhanaan proses pengambilan keputusan mampu dicapai, bersamaan dengan perbaikan performa ekonomi pasca reformasi serta tingginya dukungan masyarakat bagi pemerintah di bawah kepemimpinan Raja Salman yang bergerak ke arah moderatisme. Dengan demikian, potensi resistensi yang muncul dapat diredam dan Arab Saudi berada dalam keadaan yang cukup stabil dan kuat untuk melaksanakan politik luar negerinya yang baru.

Saudi Arabia is moving towards a more moderate direction under the rule of King Salman and Crown Prince Muhammad bin Salman by removing agnate seniority, reforming religious institutions, launching anti-corruption policies, budgetary savings, economic diversification, and social policy reforms. At the same time, Saudi Arabia appear to change the direction of its foreign policy that becomes more assertive and aggressive. Military intervention in Yemen, cutting diplomatic ties with Qatar, strong alliances with the United States, and the discourse on normalizing diplomatic relations between Arab states and Israel, all turn to be interesting phenomenon. Internal politics have various roles in the implementation of a country's foreign policy, including Saudi Arabia. By refer on the Saudi Arabia�s domestic domestic conditions, foreign policy orientation, decision making process and foreign policy behavior, the reforms taken by the Saudi authorities in domestic politics become supporting factors for its new foreign policy implementations by consolidating internal powers, simplifying decision making processes, improvement of economic performance after oil price plump crisis in 2014 and massive support from the Saudis for the ruling regime following the reforms. Thus, the potential for emerging resistance can be mitigated and Saudi Arabia is in a stable and strong state to carry out its new foreign policies.

Kata Kunci : Kata Kunci: Arab Saudi, Saudi Arabia, Raja Salman, King Salman, Muhammad bin Salman, reformasi, reformation

  1. S1-2014-364301-abstract.pdf  
  2. S1-2014-364301-bibliography.pdf  
  3. S1-2014-364301-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2014-364301-title.pdf