Laporkan Masalah

Pengaruh Pemberian Pakan Jagung (Zea mays), Kacang Tolo (Vigna unguiculata), Kacang Hijau (Vigna radiata) Dan Campuran Ketiganya Terhadap Pertumbuhan Anak Merpati (Squab)

MUHAMMAD ROZARLINO R, Prof. Dr. Ir. Sri Harimurti, SU. ; Prof. Ir. Wihandoyo, MS., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan merpati berupa bijian yaitu jagung, kacang tolo, kacang hijau dan campuran ketiganya terhadap pertumbuhan anak merpati (squab). Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21 pasang merpati dengan bobot badan antara 320 sampai 370 g yang dikelompokan dalam 7 macam perlakuan, dengan 3 replikasi dan 1 pasang merpati di setiap kandang replikasi. Pakan perlakuan yang diberikan berupa pakan jagung (PJ), pakan kacang tolo (PT), pakan kacang hijau (PH), pakan jagung + kacang tolo (PJT), pakan jagung + kacang hijau (PJH), pakan kacang tolo + kacang hijau (PTH), dan pakan jagung + kacang tolo + kacang hijau (PJTH). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah: Konsumsi pakan induk (mengeram dan menyuapi), konsumsi squab, bobot tetas, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Oneway ANOVA, dan dilanjutkan dengan Ducan’s New Multiple Range Test untuk data yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan dengan bijian yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi induk fase mengeram, konsumsi squab umur 1 sampai 7 hari, dan bobot tetas, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi induk fase menyuapi, konsumsi harian protein dan energi, konsumsi squab umur 8 sampai 14 hari, konsumsi squab umur 15 sampai 28 hari, pertambahan bobot badan squab, dan konversi pakan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan berupa jagung, kacang tolo, dan kacang hijau pada induk merpati tidak meningkatkan bobot tetas. Jumlah konsumsi pakan pada fase menyuapi paling tinggi terjadi pada perlakuan yang diberi pakan jagung (PJ). Pertambahan bobot badan squab paling tinggi terjadi pada induk yang diberi pakan jagung + kacang tolo + kacang hijau.

This study was aimed to determine the effect of feeding pigeon in the form of grains of corn kernel, cowpea, mung bean, and a mixture of the three to the growth performance of the squab. This study was used 21 pairs of pigeons with body weight between 320 to 370 grams that grouped in 7 treatments, with 3 replications and 1 pigeon pairs in each replication cage. The feed given in the form of feed of corn kernel (PJ), cowpea feed (PT), mung bean feed (PH), corn feed + cowpea (PTJ), corn feed + mung bean (PJH), cowpea + mung bean (PTH), and corn feed + cowpea + mung bean (PJTH). The parameters observed in this study were : pigeon consumption (brooding and feeding), squab consumption, hatching weight, weight gain, and feed conversion. Data were analyzed with Oneway ANOVA, and continued Duncan’s New Multiple Range Test for different data. The result showed that feeding with different grains did not affect the consumption of broodstock pigeon, squab consumption (1 to 7 days old), and hatch weight, but significantly (P<0.05) on feed consumption of feeding phase pigeon, daily consumption of protein and energy, squab consumption (8 to 14 days old), squab consumption (15 to 28 days old), squab weight gain, and feed conversion. The result showed that feeding with corn kernel, cowpea, and mung bean to the piegons is not increase hatch weight. The number of feed consumption at the piegons with feeding phase is highest with corn feed (PJ). The highest increase in body weight of squab occurs in pigeon fed corn kernel + cowpea + mung bean.

Kata Kunci : Squab, Pertumbuhan, Jagung, Kacang tolo, Kacang hijau

  1. S1-2018-317467-abstract.pdf  
  2. S1-2018-317467-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-317467-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-317467-title.pdf