Laporkan Masalah

KOMPOSISI JENIS BAMBU DI HUTAN RAKYAT HARGOBINANGUN YANG BERBATASAN DENGAN TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI, KALIURANG, YOGYAKARTA

ANGEL PAWESTRI K, Drs. Wiyono, M.Si.

2018 | Tugas Akhir | D3 PENGELOLAAN HUTAN

Bambu merupakan tumbuhan pionir dan salah satu tumbuhan yang memiliki interaksi tinggi dengan masyarakat Indonesia karena memiliki berbagai manfaat. Namun, budidaya bambu secara perkebunan masih belum banyak dilakukan. Ketersediaan bambu untuk memenuhi kebutuhan yang ada masih menggantungkan diri pada hasil pekarangan. Selain itu, pemanfaatan bambu masih terbatas pada keperluan-keperluan tradisional. Untuk itu perlu dilakukan penelitian terhadap komposisi jenis, dan pemanfaatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sampling yang diawali dengan pembuatan jalur transek dengan jarak antar jalur adalah 25 meter. Setiap jalur dibuat petak ukur dengan ukuran 20mx20m yang jumlahnya disesuaikan dengan kondisi lapangan. Selain itu juga menggunakan metode wawancara sebagai data sekunder. Jenis bambu yang ada di Hutan Rakyat Hargobinangun antara lain jenis Gigantochloa appus, Gigantochloa atter, dan Dendrocalamus asper. Jenis yang paling mendominasi adalah jenis bambu apus (Gigantochloa appus) dibuktikan dengan jumlah rumpun dan individu yang paling banyak yaitu 112 rumpun dan 2.083 individu kemudian disusul jenis bambu petung (Dendrocalamus asper) 28 rumpun dan 387 individu, setelah itu jenis bambu legi (Gigantochloa atter) dengan 24 rumpun dan 144 individu. Bambu yang ditemukan di Hutan Rakyat Hargobinangun dapat dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, bahan bangunan, bahan obat-obatan, dan juga bahan makanan.

Bamboo is a pioneer and one of the plants that has interaction with Indonesian society because it has various benefits. However, the cultivation of bamboo is still not done much. The availability of bamboo still depend on the results of the yard. Other than that, the utilization of bamboo is still limited to traditional needs. Therefore we need to do research on the composition of species, and the utilization. The research method used is the sampling method that begins with making of transect line with distance between lines is 25 meters. Each line is made a plot with a size of 20mx20m that the amount is depend on field conditions. It also uses interview method as secondary data. The types of bamboo in the Hargobinangun People's Forest is Gigantochloa appus, Gigantochloa atter, and Dendrocalamus asper. The most prominent type is bamboo apus (Gigantochloa appus) is evidenced by the largest number of clumps and individuals with 112 clumps and 2,083 individuals followed by bamboo petung (Dendrocalamus asper) with 28 clumps and 387 individuals, and bamboo legi (Gigantochloa atter) with 24 clumps and 144 individuals. Bamboo found in the Hargobinangun People's Forest can be used as construction materials, building materials, medicinal materials, and foodstuffs.

Kata Kunci : Bambu, Desa Hargobinangun, hutan rakyat, komposisi jenis, manfaat

  1. D3-2018-386301-abstract.pdf  
  2. D3-2018-386301-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-386301-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-386301-title.pdf