Laporkan Masalah

ADAPTASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN MATAAIR (Kasus di Desa Brubuh, Ngawi, Jawa Timur)

SHINTA CANDRA DEWI, Prof. Dr. Sunyoto Usman, M.A. ; Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU LINGKUNGAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk, proses, dan strategi adaptasi terhadap sistem pengelolaan mataair yang dikembangkan masyarakat untuk mengatasi kendala lingkungan fisik di wilayah kaki gunung. Wilayah kaki gunung memiliki potensi mataair yang melimpah, namun kondisi lingkungan fisiknya terjal dan tidak rata. Kondisi demikian telah menghambat pemanfaatan mataair di wilayah tersebut. Masyarakat harus melakukan adaptasi melalui berbagai macam upaya pengelolaan mataair untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar air domestik. Penelitian dilaksanakan di Desa Brubuh, Ngawi, Jawa Timur. Desa tersebut terletak di kaki Gunung Lawu. Pengumpulan data penelitian dilakukan pada bulan Februari – Maret 2018. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik pengamatan berperanserta, wawancara mendalam terhadap 12 informan, kuesioner ditujukan kepada 53 responden, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan strategi triangulasi konkuren. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk adaptasi masyarakat terhadap sistem pengelolaan mataair bervariasi. Masyarakat menggunakan cara-cara yang bersifat tradisional dengan mengambil air langsung di lokasi mataair. Masyarakat juga menggunakan teknologi berupa jaringan pipa dan pompa listrik untuk menyalurkan air dari mataair menuju rumah-rumah. Kedua, proses adaptasi berlangsung secara inkremental atau pelan-pelan. Selain kondisi lingkungan fisik, rendahnya kapasitas masyarakat Desa Brubuh mempengaruhi pelannya proses adaptasi yang terjadi. Ketiga, pengelolaan mataair masih menyisakan masalah, yakni tidak meratanya distribusi air. Untuk mengatasi hal tersebut direkomendasikan dua strategi adaptasi, (a) mempertahankan pengelolaan yang ada dengan disertai perencanaan dan evaluasi berskala jangka panjang; dan (b) pengelolaan baru melalui penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kondisi lingkungan fisik dan kapasitas masyarakat, salah satunya dengan teknologi pompa hidram.

This study aims to identify the form, process and strategy of adaptation to the community-managed spring management in addressing physical environment constraints at the foot of the mountain area. The area has abundant of spring potential, but steep condition and uneven physical environment are the major obstacle to access it. Communities in the region have to adapt through a variety of spring management to meet the basic needs of domestic water. The study was conducted in Brubuh village, Ngawi, East Java. The village is located at the foot of Mount Lawu. Data were collected using participant observation, in-depth interview with 12 informants, questionnaire addressed to 53 respondents, and documentation technique. The data were then analyzed using concurrent triangulation strategy. The results shows as follows. First, the form of adaptation to the spring management varies. They use traditional ways of taking water directly at the spring site. They also use technology in the form of pipelines and electric pumps to deliver water from the spring site to houses. Second, the process of adaptation takes place incrementally or slowly. In addition to physical environmental condition, low capacity of rural communities affects the slow process of adaptation. Third, the current spring management still leaves problems, namely uneven distribution of water. To overcome this, two adaptation strategies are recommended: (a) maintaining existing management by being encouraged to conduct long-term planning and evaluation; and (b) applying new management through appropriate technology implementation in accordance with the physical environment condition and community capacity, such as hydraulic ram pump technology.

Kata Kunci : pengelolaan mataair; bentuk, proses dan strategi adaptasi / spring management;form, process and strategy of adaptation

  1. S2-2018-405025-abstract.pdf  
  2. S2-2018-405025-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-405025-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-405025-title.pdf