Laporkan Masalah

Terjemahan Novel Tamagawa no Miko Bab 2 Karya Wakako Nariyuki

SAMUEL ANDIANTO, Lufi Wahidati, M.A

2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas akhir ini berjudul Terjemahan Novel Tamagawa no Miko Bab 2 karya Wakako Nariyuki. Novel Tamagawa no Miko bercerita tentang seekor kucing bernama Miko. Pada suatu malam, Miko dibuang oleh majikannya di tempat yang sangat gelap di sekitar sungai Tama. Ada seseorang yang mendengar suara Miko dan menolongnya. Orang itu bernama Occhan. Occhan adalah seorang gelandangan yang tinggal di dekat sungai Tama. Sebelum Occhan memungut Miko, ia juga memungut kucing lain yang bernama Tama. Setelah Miko dipungut oleh Occhan, mereka tinggal bersama dalam satu rumah yang kondisinya sangat memilukan. Tetapi mereka bisa tinggal di rumah itu bersama-sama sehingga menjadi semakin dekat. Novel Tamagawa no Miko mengajarkan arti dari kesetiaan serta kasih sayang kepada semua mahluk hidup terutama kucing. Selain itu, novel ini belum pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sehingga bisa dikenalkan kepada masyarakat Indonesia terutama anak-anak. Dalam menerjemahkan novel Tamagawa no Miko ada salah satu kesulitan yang dihadapi, yaitu mencari padanan kata onomatope yang tepat dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia, misalnya Gocha Gocha, Boro Boro, Chiku Chiku dan lain-lain. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan beberapa kamus seperti kamus Jepang-Indonesia karya Kenji Matsuura, kamus Jepang-Indonesia lengkap, serta dilakukan penelusuran melalui kamus online.

This final paper is titled Translation of Novel Tamagawa no Miko (Chapter 2) by Wakako Nariyuki. The novel tells about a cat called Miko. One night, Miko was dumped by his owner near Tama River. Somebody heard his cry and helped him, that person is Occhan. After Occhan adopted Miko, they lived together in a very shabby house. However, they lived together happily and eventually became close. Tamagawa no Miko teaches us the meaning of loyalty and love for all creatures especially cats. Moreover, this novel has not been translated to Bahasa Indonesia so that the novel can be introduced to Indonesian especially children. When translating Tamagawa no Miko there is one problem, like searching the meaning of some onomatope from Japanese to Bahasa Indonesia. For example Gocha Gocha, Boro Boro, Chiku Chiku and others. To overcome this problem, used dictionaries such as Japanese-Indonesian dictionary by Kenji Matsuura, a complete Japanese-Indonesian dictionary, and conducted searches through an online dictionary.

Kata Kunci : Terjemahan Novel, Tamagawa no Miko, Wakako Nariyuki

  1. D3-2018-385928-abstract.pdf  
  2. D3-2018-385928-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-385928-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-385928-title.pdf