Laporkan Masalah

MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROFIL DARAH DAN PEMERIKSAAN PARASIT PADA KAMBING BLIGON (Capra hircus)

MUTHOHHAROH MUCHSIN, drh. Risa Umammi, M.Sc.

2018 | Tugas Akhir | D3 KESEHATAN HEWAN

Pembangunan peternakan merupakan bagian pembangunan nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan peternak. Jumlah peternak kambing di Indonesia masih kurang sehingga diperlukan impor untuk memenuhi kebutuhan daging kambing dalam negeri. Salah satu keberhasilan dalam pemeliharaan kambing yaitu diperlukan manajemen kandang yang baik dan teratur. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui manajemen pemeliharaan kambing Bligon (Capra hircus) serta pengaruhnya terhadap profil darah dan pemeriksaan parasit. Manajemen pemeliharaan meliputi manajemen perkandangan, pemberian pakan, sanitasi kandang, dan kesehatan hewan. Pengamatan dan pengambilan data Tugas Akhir dilaksanakan di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada pada bulan Juni 2017. Penelitian ini menggunakan enam ekor kambing betina usia dua tahun dalam kondisi sehat dan tidak bunting. Data pemeriksaan parasitologi dilakukan secara natif dan sentrifus serta pemeriksaan hematologi darah dengan menghitung eritrosit, leukosit, dan deferensial leukosit. Hasil pengamatan kandang yaitu berbentuk panggung dengan kapasitas satu blok terdapat 30 ekor kambing, kandang membujur arah utara selatan dengan sistem head to head. Pakan diberikan dua kali sehari, yaitu pagi konsentrat 350-400 gram dan siang hijauan segar 2 kg. Kandang dibersihkan rutin setiap pagi serta pengumpulan feses dilakukan setiap bulan. Manajemen kesehatan kambing dengan kontrol kesehatan rutin setiap pagi, serta pemberian vitamin dan obat cacing. Hasil pemeriksaan eritrosit, leukosit, dan deferensial leukosit dalam kisaran normal. Manajemen pemeliharaan berpengaruh pada kondisi fisiologis kambing terutama pada profil darah seperti jumlah eritrosit dan leukosit beserta selnya.

Animal husbandry's development is a part of country's development to improve the quality of human resources and to increase the income and prousperous welfare of the farmers. Goat breeding requires good and regular cage management. Goats management in Indonesia is not properly good, therefore the objective of this Final Project is to know the management of Bligon goat (Capra hircus) and its effect on blood profile and parasites. Goat management includes management caging, feeding, sanitation, and animal health. This final project was conducted at the Faculty of Animal Science University of Gadjah Mada in July until August 2017. This study using six female goats aged 2 years in a healthy condition and not pregnant. Blood profile and parasites was collected using centrifugation and hematological examination of blood by calculating erythrocytes, leucocytes, and leucocytes deferential. The observed cage is a block-type with capacity of 30 goats, cage faced from north to south with head to head system. The feed is given twice daily, in morning concentrate 350-400 gram and 2 kg fresh forage. Cages were cleaned regularly every morning and as well as feces collection were conducted monthly. Goat health management with periodically health control every morning, the provision of vitamins and worm medicine. The results of erythrocyte, leukocyte, and deferential examination of leukocytes with in the normal range. Maintenance management affects the physiological condition of goats, especially on blood profiles such as the number of erythrocytes and leukocytes and their cells.

Kata Kunci : kambing Bligon, kondisi fisiologis, profil darah, pemeriksaan parasit

  1. D3-2018-384527-abstract.pdf  
  2. D3-2018-384527-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-384527-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-384527-title.pdf