Redesain Gereja Kristen Kalam Kudus Pos PI Sawahan di Gunungkidul dengan Pendekatan Pluralitas dan Lokalitas
DANIEL RISTANTO CHANG, Dr. Ing. Ir. Eugenius Pradipto
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURGereja adalah sekumpulan orang-orang yang dipanggil keluar (asal katanya dari bahasa Yunani : Ekklesia) dari dunia untuk menjadi pengikut Kristus. Di Indonesia, gereja lebih dikenal sebagai salah satu tempat yang sakral bagi umat beragama Kristen dan Katolik. Gereja berfungsi sebagai tempat di mana jemaat bisa beribadah bersama kepada Tuhan, dan kembali mendengarkan FirmanNya melalui khotbah. Gereja juga menjadi wadah untuk mempererat relasi antar jemaat dalam sebuah persekutuan. Di samping itu, gereja juga berfungsi sebagai penolong bagi siapapun yang membutuhkan, seperti apa yang menjadi hukum terutama bagi orang Kristen, yakni Hukum Kasih. Pada masa modern sekarang, gereja sudah berkembang menjadi berbagai jenis aliran (sub aliran dari Katolik dan Kristen) yang tata ibadahnya menyesuaikan kebutuhan jemaatnya. Namun bersamaan dengan itu, gereja juga berkembang pesat, dan lama kelamaan menjadi sangat eksklusif. Sikap eksklusif inilah yang menjadi batu sandungan bagi gereja-gereja yang ada di Indonesia, di mana negara ini menjunjung tinggi pluralitas. Selain itu, beberapa gereja yang sudah maju dan mulai membangun bangunan yang semegah mungkin sehingga menyebabkan wilayah di sekitarnya menjadi tidak �¢ï¿½ï¿½terlihat�¢ï¿½ï¿½ atau dengan kata lain bangunan ini menjadi monster bagi bangunan di sekitarnya. Gereja-gereja tertentu masih belum mau untuk melebur dengan masyarakat sekitar, tapi seolah-olah malah ingin meninggikan dirinya sendiri.
Church is a group of people who called out (this word came from Greek : Ekklesia) from the world to be a Christian. In Indonesia, church known as a sacred place for Christian or Catholic people. Church used for a place to worship God Himself, and listen to His Words through a preaching. Church also become a place that connect each person who come in it. Besides, church can help any person who in need, just like what Christian belief, that is love. Nowadays, church was developed into many types (sub-types of Catholic and Christian) that the way they worship are fitted to their need. Unfortunately, church also developed and became an exclusive community. This character of the church now become a treat against other church and other religions in Indonesia, and then hurt the plurality itself. Few of them, who became a "great church" also built a very big building and incidentally kill the existence of other building surround it. At last, this kind of church become a monster for it's environment. Some of that church also become an exclusive group and regardless of the others, they want to be the greatest there.
Kata Kunci : kasih, lokal, budaya