Laporkan Masalah

TERJEMAHAN BUKU BIJINESU MANAA NO KIHON (BAB VI ) KARYA URANO KEIKO

AGUSTIN EKA SAPUTRI, Sa'idatun Nishfullayli, S.S., M.Hum.

2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANG

Tugas akhir ini berjudul "Terjemahan buku Bijinesu Manaa No Kihon (Bab VI) karya Urano Keiko". Buku ini berisi tentang etika bisnis dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam bisnis. Bab VI buku ini berisi tentang etika makan, seperti cara menggunakan sumpit yang benar, etika menikmati dan menyajikan masakan Barat, penggunaan cutlery yang benar, etika menikmati berbagai masakan, dan etika standing party. Buku Bijinesu Manaa No Kihon dipilih untuk diterjemahkan berdasarkan dua alasan. Pertama, buku ini berisi beberapa etika bisnis yang harus diketahui oleh para pebisnis terutama yang berhubungan dengan pebisnis dari Jepang. Kedua, penggunaan ragam bahasa formal dan penjelasan yang detail disertai dengan gambar-gambar sebagai ilustrasi sehingga memudahkan pembaca untuk memahami isi buku ini. Terdapat beberapa kesulitan dalam proses menerjemahkan buku Bijinesu Manaa No Kihon, antara lain: banyaknya kalimat yang tidak lengkap, seperti tidak memiliki subyek atau predikat dan sulitnya mencari padanan istilah asing dalam Bahasa Indonesia, misalnya hors d' ouvre dan 'a la carte. Untuk mengatasi hal tersebut, teks dibaca berulang-ulang agar dapat dipahami pesannya dan dapat diterjemahkan secara komunikatif. Cara lain yaitu mencari informasi yang berhubungan dengan etika makan melalui artikel-artikel, youtube, dan kamus online Bahasa Jepang.

This final paper entitled "The translation of Bijinesu Manaa No Kihon (Section VI) by Urano Keiko". This book discusses about business manner and some important points related to business. The Section VI of this book contains about eating manner, such as how to use chopstick properly, enjoying and serving western food manner, how to use cutlery properly, eating various foods manner and standing party manner. Bijinesu Manaa No Kihon was chosen to be translated because of two reasons. First, this book explains several business manners that should be known by the businessman, especially those associated with the businessman from Japan. Second, use a formal language and detailed explanations are accompanied by pictures as illustrations to make it easier for readers to understand the contents of this book. There are some problems in translating Bijinesu Manaa No Kihon. First, a lot of incomplete sentences (have no verb or subject) at the source text. Second, difficulty translating foreign culinary vocabulary to appropriate Indonesian language, for example, hors d' ouvre and 'a la carte. To solve these problems, sentences have to understand the context so that the message can be understood and translated communicatively. Another way is to find information related with eating manner through articles, youtube, and Japanese online dictionary.

Kata Kunci : Bijinesu Manaa No Kihon, Etika bisnis, Etika makan.

  1. D3-2018-385905-abstract.pdf  
  2. D3-2018-385905-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-385905-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-385905-title.pdf