PENGARUH KARAKTERISTIK PASIEN TERHADAP KUALITAS HIDUP DAN OUTCOME KLINIK PASIEN DIABETES RETINOPATI DI RSUP Dr. SARJITO
SHOLIKAH RIA S, Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt.
2018 | Skripsi | S1 FARMASIDiabetes retinopati merupakan penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan dan dapat mempengaruhi kualitas hidup. Diabetes retinopati bila tidak ditangani menyebabkan kebutaan. Kebutaan dapat menurunkan kualitas hidup dan produktivitas penderita sehingga menambah beban sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup, pengaruh kualitas hidup terhadap faktor yang mempengaruhinya dan pengaruh outcome klinik pasien diabetes retinopati di RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara concurrent yaitu dilakukan dengan cara interview dan mengumpulkan data dari rekam medis pasien. Subjek penelitian adalah pasien diabetes retinopati melakukan kontrol di poli mata RSUP Dr. Sarjito Yogyakarta pada periode 4 September sampai 20 November 2017. Untuk mengukur kualitas hidup menggunakan EQ-5D-5L dan pemeriksaan visual acuity menggunakan Snellen chart. Analisis yang dilakukan berupa analisis statistik univariat dan bivariat untuk mengetahui gambaran kualitas hidup, pengaruh kualitas hidup terhadap faktor yang mempengaruhinya dan pengaruh outcome klinik. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan 102 subjek penelitian, dengan rata-rata nilai kualitas hidup yang dinyatakan dengan utility sebesar 0,649 (0,259) di RSUP Dr. Sarjito. Permasalahan terbesar yang dialami pasien yaitu pain/discomfot sebesar 61,8%. Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup yaitu komorbid p= 0,00. Outcome klinik dipengaruhi oleh jenis tindakan PRP dan injeksi anti-VEGF dengan nilai p=0,02 dan p=0,01. Karakteristik pasien dan outcome klinik tidak mempengaruhi kualitas hidup. Hasil penelitian ini menyarankan untuk menggunakan instrumen yang lebih spesifik untuk pasien diabetes retinopati agar diperoleh hasil lebih baik.
Diabetic retinopathy is a chronic disease usually do not recover and has a negativ impact in quality of life. Diabetic retinopathy if not handled leading cause of blindness. Quality of life is reduced in patients with low vision or blindness and can reduced productivity also increasing the social burden of society. This aim of this study is to described quality of life, predict the influence of diabetic retinopathy on quality of life and effect of patients with diabetic retinopathy at Dr. Sarjito general hospital on clinical outcome. This study is an observasional research with cross sectional design. Data collection was done by interview and review of patient's medical records. Research's subjects are ambulatory patient with diabetic retinopathy at Dr. Sarjito general hospital in period 4 September to 20 November 2017. Quality of life was measured by questionnaire European Quality of Life-5 Dimensions 5-Levels (EQ-5D-5L) and visual acuity testing using Snellen chart. To analysis the data, our study in univariate and bivariate analyses. Total 102 patients were included in this study. The results showed that the mean score of quality of life in subjects was 0,649 (0,259). Maksimum effect seen on pain/discomfot with 61,8%. Statistical tests indicated a significant associated between quality of life and comorbid (p=0,00). Studies showing a clear association between PRP (p=0,02), injection anti-VEGF (p=0,01) treatment and clinical outcome.The study found that patient characteristics and clinical outcome were not associated with quality of life. These findings suggest that the EQ-5D lacks sensitivity in assessing the impact of the patient diabetic retinopathy parameters and that condition-specific instruments may better capture the full impact of the association.
Kata Kunci : Quality of Life, Clinical Outcome, Diabetic, Retinopathy