Laporkan Masalah

PENGARUH KECEPATAN LAS MIG TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK AA 5083 H116 DAN ELEKTRODA ER5356

M DEDE AZANDRI, Ir. Mudjijana, M.Eng

2018 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Pengelasan menggunakan las MIG adalah pengelasan dengan menggunakan gas nyala yang dihasilkan berasal dari busur nyala listrik, dipakai sebagai pencair metal yang dilas dan metal penambah yg sering disebut Solid Wire. Sebagai pelindung oksidasi dipakai gas pelindung berupa gas kekal (inert), CO2 dan Arcal 21. Dan juga Wire Feeder berfungsi memutar elektroda menjulur keluar pada saat proses pengelasan berlangsung. Terdapat beberapa variable penting pada saat proses pengelasan , salah satu nya adalah travel speed atau kecepatan las. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah paduan aluminium 5083 H116 dengan tebal 3 mm. Variasi kecepatan las adalah 8mm/s , 10 mm/s, dan 12 mm/s. Untuk parameter yang lainnya menggunakan waktu penahan dalam dapur pemanas selama 60 menit dan laju kenaikan panas sebesar 5°C/menit. Pengujian yang dilakukan untuk mengamati pengaruh kecepatan las meliputi pengujian struktur mikro dan makro, pengujian kekeraasan Vickers, pengujian tarik dan pengujian bending. Pengujian dilakukan pada material yang telah di las menggunakan las MIG dan pada raw material. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan las mengakibatkan struktur mikro mempunyai ukuran butir yang lebih kecil dan batas butir yang halus dibandingkan kecepatan las yang lebih rendah . Peningkatan kecepatan las hasil lasan menjadi lebih getas akibat banyaknya porositas. Nilai kekuatan tarik mengalami penurunan seiring meningkatnya kecepatan las. Akan tetapi ,nilai kekerasan dan face bending meningkat seiring meningkatnya kecepatan las.

Welding using MIG welding is welding using a gas flame produced from an electric arc flame, used as diluent welded metal and metal additive which is often called Solid Wire. As oxidation protective wear protective gas in the form of eternal gas (inert), CO2 and Arcal 21. And Wire Feeder to work rotating electrode sticking out during the welding process takes place. There are several important variables during the welding process, one of them is the travel speed or the speed of welding. The materials used in this study is the 5083 H116 aluminum alloy with a thickness of 3 mm. Welding speed variation is 8mm / s, 10 mm / s and 12 mm / s. For any other parameter retention time in the kitchen heating for 60 minutes and the rate of heat rise by 5 ° C / min. Tests were conducted to observe the effect of welding speed involved testing of micro and macro structure, Vickers hardness testing, tensile test and bending test. Tests carried out on the material that has been welded using MIG welding and the raw material. The results of this study indicate that increased welding speed resulting microstructure has a smaller grain size and grain boundaries is finer than welding speed is lower. Increased speed welding weld results become more brittle due to the amount of porosity. Tensile strength values decreased with increasing speed welding. However, the hardness and bending face increases with increasing speed welding.

Kata Kunci : las MIG, travel speed, aluminium 5083 H116, temperatur, struktur mikro,stuktur makro, sifat mekanik

  1. S1-2018-3195451-abstract.pdf  
  2. S1-2018-3195451-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-3195451-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-3195451-title.pdf