BALAI PENELITIAN TANAMAN BUNGA DI KAWASAN AGROWISATA KECAMATAN CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN PARAMETRIK DESAIN
DIASTUTI WIDYA MAHARANI, Dr. Ir. Arif Kusumawanto, M.T.
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURIndonesia merupakan negara agraris sehingga pertanian menjadi sektor penting dalam kesejahteraan masyarakat. Namun adanya penurunan minat pada pertanian dan kurangnya fasilitas penelitian mempengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Alangkah baiknya setiap daerah di Indonesia memiliki balai penelitian yang dapat mewadahi kegiatan, pengembangan, pengkajian, dan inovasi pada bidang pertanian. Balai penelitian ini selaras dengan potensi yang dapat dikembangkan tiap daerah. Salah satu lokasi yang berpotensi akan holtikultura dan agrowisatanya adalah Kecamatan Cepogo. Dalam rangka mengembangkan potensi tersebut, dapat dibangun Balai Penelitian Tanaman Bunga terintegrasi dengan Taman Bunga sebagai ruang pamer hasil penelitian dalam rangka meningkatkan minat pada sektor pertanian dan mendukung agrowisata. Perancangan menggunakan pendekatan Desain Parametrik berbasis komputer dalam pencarian bentuknya dengan pertimbangan parameter berupa respon tapak, tatanan masa, penekanan energi, dan estetika. Konsep dari balai penelitian ini adalah Farm of Future yang merupakan penggambaran citra bangunan memperlihatkan cita-cita dari pertanian di masa depan dipadukan dengan tema Rosa Damascena, tanaman bunga mawar yang direncanakan akan dibudidayakan di daerah tersebut. Dengan demikian, diharapkan Balai Penelitian Tanaman Bunga ini dapat menjadi objek rancangan yang berfungsi sebagai penelitian, pengembangan, dan edukasi mengenai tanaman bunga yang dapat meningkatkan minat masyarakat dan memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian.
Indonesia is an agrarian country in which agriculture becomes an important sector in the welfare of its civilians. However, a decrease of public interest in agriculture and lack of improved research facilities of agricultural affect its agricultural science and technology development. It is better for each region to have a research center that can accommodate research, development, assessment, and innovation in agricultural sector, aligned with the potential that each region can develop. One of the locations that has horticulture and agrotourism potential is Kecamatan Cepogo. In order to develop its potential, a Research Center of Floriculture can be built. This building will be integrated with Flower Garden as exhibition of research output in order to increase public interest in agricultural sector and as a support to agrotourism. The process of design will use computer based Parameter Design as an approach in modelling with consideration of parameters such as response to site, mass order, the use of energy, and aesthetics. The concept of this building is Farm of Future, which is a depiction of the building that shows the image of agriculture in the future combined with Rosa Damascena, a type of rose developed in this area, as the building theme. Thus, it is expected that this Research Center of Floriculture can be an object that serves as research, development, and education about flower plants which can increase public interest and develop science and technology in agricultural sector.
Kata Kunci : Penelitian, Bunga, Parametrik, Komputer