Field Research Center Agroindustri-Medika Sekolah Vokasi Ugm dengan Pendekatan Arsitektur Ekologi
HANA PERTIWI FITRIYANTI, Ir. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc, Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTURBerkembangnya pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta, dapat dilihat dari berkembangnya Universitas dan Perguruan Tinggi. Pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya sebatas pada kegiatan akademik, melainkan terdapat penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu jenis penelitian yang saat ini sedang berkembang yaitu penelitian lapangan, atau disebut Field Research Center. Field Research Center memerlukan ruang yang lebih kompleks karena didalamnya memuat ruang perkuliahan, ruang penelitian (laboratorium), dan sarana praktik di lapangan, untuk diambil data dari penelitian lapangan. Sarana praktik tersebut dapat berupa mini pabrik, dimana hasil produksinya untuk media pembelajaran, sekaligus dapat dipasarkan 1. Sekolah Vokasi UGM sebagai pihak yang akan terlibat, memiliki konsep Teaching Factory, dimana menggunakan balai latihan kerja sebagai laboratorium bagi kepentingan akademik, dan tempat workhsop yang berkaitan dengan dunia industri 2. Bahan produksi memanfaatkan sumber daya hayati Kulon Progo, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Pemberdayaan masyarakat sekitar di Kulon Progo sekaligus dapat dilakukan, sebagai pelatihan kemampuan dan produktivitas. Dalam pembangunan bangunan edukasi (yang didalamnya terdapat mini pabrik) dinilai dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan. Saat ini isu lingkungan merupakan permasalahan yang sudah mulai dirasakan dampaknya. Untuk itu, perancangan bangunan ramah lingkungan dapat menjadi solusi bagi pembangunan yang dinilai dapat merusak lingkungan tersebut, sekaligus membuktikan bahwa bangunan edukasi dengan mini pabrik, dapat menjadi bangunan ramah lingkungan 3. Field Research Center Kulon Progo akan dikembangkan sebagai Science Techno Park dalam sebuah kawasan edukasi, dengan bangunan yang saling terintegrasi. Dengan fungsi; Edukasi, penelitian, mini pabrik, asrama, dan lain-lain. Kawasan edukasi ini memiliki tantangan yaitu bagaimana menciptakan ruang yang seimbang, dengan tatanan bangunan yang padu. Serta memudahkan pengguna dalam mobilitas, dengan sirkulasi yang nyaman dan baik.
The development of higher education in Yogyakarta, could be seen from the development of Universities. Education in universities is not only limited to academic activities, but there are research and community service. One of the research type that currently developing is field research, or called Field Research Center. Field Research Center requires complex spaces because it contains lecture spaces, research rooms (laboratory), and practice facilities in the field, so data could be taken froum the field. Practical tools are located in mini factory, where it showcases the results of productions as learning media, and as product that will be marketed 1. Vocational College UGM as the involved institutional, has Teaching Factory curriculum which uses the vocational training center as a laboratory for academic interests, and place for workhsop, related to the industrial world 2. The materials for production, use local Kulon Progo biological resources, which have not been utilized optimally. Empowering the local community in Kulon Progo, could be achieved as well as the skill and productivity training. In the making of educational buildings, it is considered to have adverse impact on the environment. Currently, environmental issues are the problem that start to give the impacts. The design of environmentally friendly buildings could be a solution for development that considered to damage the environment, and prove that educational buildings with mini factories, could be environmentally friendly buildings 3. Kulon Progo Field Research Center will be developed as Science Techno Park in educational area, with integrated buildings. With functions; Education, research, mini factory, dormitory, and others. The challenge of this educational area, is how to create a balanced space, with a unified structure of the building, and facilitate users in mobility, with a comfortable and good circulation.
Kata Kunci : Reseacrh Center, Teaching Industry, Pendidikan, Ekologi