Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI Anisakis spp. PADA IKAN LAYUR (Trichiurus lepturus) DI PANTAI DEPOK, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

KURNIA LUTHFI F, Dr. med. vet. drh. Penny Humaidah Hamid, M. Biotech

2018 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Ikan layur (Trichiurus lepturus) merupakan ikan benthopelagis yang bernilai ekonomis tinggi dan termasuk golongan ikan karnivora. Kebiasaan makan tersebut menjadikan ikan layur sebagai hospes intermedier nematoda Anisakis yang merupakan agen penyebab Anisakiasis pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prevalensi, intensitas, hubungan berat badan dan jumlah larva, distribusi Anisakis di organ, identifikasi morfologi dan molekuler Anisakis spp. pada ikan layur hasil tangkapan di Pantai Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta. Total sebanyak 95 sampel ikan layur dari hasil tangkapan di Pantai Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta dikumpulkan dalam penelitian ini. Setiap sampel ikan ditimbang beratnya, kemudian dinekropsi untuk mengamati larva Anisakis spp. Identifikasi larva dilakukan secara morfologi dan molekuler. Identifikasi molekuler dilakukan dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Hasil penelitian menunjukkan tingkat infeksi yang tinggi pada ikan layur yang mengandung larva Anisakis spp. dengan prevalensi 76% dan intesitas 8,88 individu/ekor. Uji pearson korelasi antara berat badan dan jumlah larva menunjukkan korelasi positif dengan nilai r= 0,8101. Distribusi larva Anisakis spp. di ikan layur terdapat pada organ rongga abdomen, gonad, otot, usus, hepar, insang dan gelembung renang. Berdasarkan identifikasi morfologi, larva Anisakis spp. yang ditemukan merupakan Anisakis spp. tipe I karena terdapat mukron. Identifikasi menggunakan metode PCR menunjukkan hasil positif terhadap DNA genus Anisakis dengan panjang pita DNA sebesar 1.500 bp.

Hairtail fish (Trichiurus lepturus) is a high value benthopelagic carnivore fish. Its feeding habits makes the fish as the intermediary host of Anisakis nematodes which recognized as the causative agent of Anisakiasis in human. This research aims to determine the level of prevalence, intensity, relation between fish weight and the numbers of larvae, Anisakis distribution in organs, morphological and molecular identification of Anisakis spp. in hairtail fish catches in Depok Beach, Yogyakarta Special Region. A total of 95 samples hairtail fish from catches in Depok Beach, Yogyakarta Special Region. were collected in this study. Each fish sample was weighed and then necropsied to observe Anisakis spp. Identification of the larvae conducted morphologically and molecularly. Molecular identification was performed with PCR (Polymerase Chain Reaction). The results shows a high rate of infection in hairtail fish containing Anisakis spp. larvae with 76% prevalence and 8.88 individual/tail intensity. The Pearson correlation test shows a positive correlation between the weight and Anisakis spp. larvae number with r= 0.8101. Distribution larvae Anisakis spp. at hairtail fish found in the abdominal cavity, gonads, muscle, intestine, liver, gills and swim bladder. Based on morphology identification, Anisakis spp. larvae that found on hairtail fish identified as Anisakis spp. type I because the presence of a mucron. PCR method shown the positive result for Anisakis genus with the long of DNA fragment is 1500 bp.

Kata Kunci : ikan layur, Anisakis spp., identifikasi morfologi, PCR.

  1. S1-2018-367873-abstract.pdf  
  2. S1-2018-367873-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-367873-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-367873-title.pdf