Laporkan Masalah

Gambaran Intervensi Keperawatan Berdasarkan Nursing Interventions Classification (NIC) Self Care Deficit Dressing pada Pasien Stroke dengan Diagnosis Dressing Self Care Deficit

SITI ISNAINI NUR J, Intansari Nurjannah, S.Kp., MN.Sc., Ph.D., Totok Harjanto, S.Kep., Ns., M.Kes.

2018 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Gangguan yang terjadi pada pasien stroke salah satunya adalah gangguan motorik. Gangguan ini berpengaruh dalam pemenuhan aktivitas sehari-hari, yaitu berpakaian. Salah satu diagnosa keperawatan untuk pasien stroke adalah Dressing Self Care Deficit, dengan intervensi keperawatan pilihan yaitu dan Self Care Assistance: Dressing/Grooming dan Dressing. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran intervensi keperawatan berdasarkan Nursing Interventions Classification (NIC) Self Care Deficit: Dressing pada pasien stroke dengan diagnosis Dressing Self Care Deficit di RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2018 di Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito dengan menggunakan teknik sampling kejadian. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar aktivitas Self Care Assistance: Dressing/Grooming. Hasil: Aktivitas dalam intervensi keperawatan Self Care Assistance: Dressing/Grooming yang dilakukan oleh perawat, yaitu aktivitas nomor 4, 6 dan 9 yang berisi aktivitas menyediakan pakaian pasien di area yang mudah dijangkau oleh pasien, bersedia memberikan bantuan dalam berpakaian, sesuai dengan kebutuhan dan menjaga privasi pasien saat berpakaian memiliki persentase tertinggi yaitu 100%. Aktivitas nomor 11 yaitu meletakkan pakaian kotor ke tempat pencucian memiliki persentase 98%. Aktivitas nomor 12 berisi memuji usaha pasien untuk berpakaian sendiri memiliki persentase 63%. Aktivitas nomor 7 berisi fasilitasi pasien untuk menyisir rambut, dengan tepat memiliki persentase 8%. Aktivitas nomor 5 dan 1 berisi menyediakan pakaian pribadi pasien dan pertimbangkan budaya dari pasien saat mempromosikan aktivitas perawatan diri memiliki persentase 4%. Aktivitas nomor 2, 3 dan 8 memiliki persentase terkecil, yaitu 2%. Aktivitas-aktivitas tersebut meliputi pertimbangkan usia pasien ketika mempromosikan aktivitas perawatan diri, informasikan pasien mengenai ketersediaan pilihan pakaian dan fasilitasi pasien untuk mencukur rambut sendiri, dengan tepat. Aktivitas keperawatan yang tidak dilakukan oleh perawat, yaitu aktivitas nomor 10. Aktivitas ini berisi bantu pasien dalam memasang tali sepatu, kancing baju (tali baju) dan ritsleting, sesuai kebutuhan. Kesimpulan: Total aktivitas keperawatan berdasarkan Self Care Assistance: Dressing/Grooming yang dilakukan oleh perawat sebesar 34% (f=246) dan aktivitas keperawatan yang tidak dilakukan oleh perawat sebesar 66% (f=468).

Background: One of the disorders on stroke patients is motoric disorder. This disorder affects the fulfillment of daily activities such as dressing. One of the nursing diagnosis on stroke patients is Dressing Self Care Deficit, by optional nursing intervention namely Self Care Assistance: Dressing/Grooming and Dressing. Purpose of Research: To identify the overview of nursing intervention based on nursing Interventions Classification (NIC) Self Care Deficit: Dressing on stroke patients on Dressing Self Care Deficit diagnosis at RSUP Dr. Sardjito. Method: This research is descriptive quantitative type using cross-sectional design. The research was conducted on January-February 2018 in the Stroke Unit RSUP Dr. Sardjito using occurrence sampling technique. Data sampling used the Self Care Assistance aactivity sheet: Dressing/Grooming. Results: Activities in nursing intervention for Self Care Assistance: Dressing/Grooming by the nurses, activity number 4, 6 and 9 containing activity provide dress of patients in the area reachable by the patients, willingness to give dressing assistance, as needed and maintain privacy of patients while dressing with the highest percentage of 100%. Activity number 11 putting dirty clothes to the wash place has percentage of 98%. Activity number 12 contains compliment the efforts of patients for self dressing has percentage of 63%. Activity number 7 contains facilitates the patients in grooming correctly has percentage of 8%. Activity number 5 and 1 contains provide personal clothes of patients and consider the habit of patients while promoting self care activity has the percentage of 4%. Activity number 2, 3 and 8 the smallest percentage, 2%. These activities include consider the age of patients when promoting self care activity, inform the patients on availability of clothes and facilitate the patients to groom correctly. Nursing activities not carried out by the nurses, activity number 10. This activity contains help the patients for placing shoe ropes, dress nails and zipping, as needed. Conclusion : Total nursing activities Self Care Assistance: Dressing/Grooming by nurses was 34% (f=246) and nursing activities not carried out by nurse was 66% (f=468).

Kata Kunci : stroke, unit stroke, intervensi keperawatan dan Self Care Assistance: Dressing/Grooming

  1. S1-2018-369402-abstract.pdf  
  2. S1-2018-369402-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-369402-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-369402-title.pdf