The Roles of Center for Handicraft and Batik In Supporting Small and Medium Batik Enterprises in Giriloyo After 2006 Earthquake
HAPSARI SYIFA AWALIA, Tri Nuraniwati, S.S., M.A.
2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRISTugas akhir ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran Balai Besar Kerajinan dan Batik sebagai lembagai penelitian kerajinan dan batik dalam meningkatkan Industri Kecil Menengah Batik di Giriloyo setelah gempa melanda kota Yogyakarta pada tahun 2006. Seperti yang kita ketahui Industri Kecil Menengah memegang peranan penting untuk kelangsungan hidup hampir seluruh masyarakat di daerah Bantul. Seperti salah satunya di daerah Giriloyo, sebagai salah satu pusat batik terbesar di Yogyakarta, daerah Giriloyo mengalami kerugian yang cukup besar karena hampir seluruh pusat batik hancur oleh gempa mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan mereka, terutama para pembatik. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif, metode ini dilakukan dengan cara observasi langsung di kantor Balai Besar Kerajinan dan Batik dimana Balai Besar Kerajinan dan Batik merupakan tempat magang penulis selama 2 bulan. Kemudian dilakukan wawancara dengan beberapa pegawai Balai Besar Kerajinan dan Batik dan juga para pembatik di Giriloyo, Bantul. Penulis juga melakukan studi pustaka untuk mencari data mengenai kegiatan kerjasama dan kegiatan mandiri terkait dengan pelatihan yang dilakukan untuk masyarakat pasca gempa. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh Balai Besar Kerajinan dan Batik dalam mendukung Industri Kecil dan Menengah di Giriloyo adalah melalui kerja sama dan peningkatan industri kerajinan dan batik. Hal ini dilaksanakan dengan mengadakan pelatihan untuk masyarakat pasca gempa di Giriloyo. Kegiatan ini sangatlah bermanfaat dan juga sangat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan industri setelah gempa. Di antaranya meningkatkan kemampuan individu tiap pembatik mulai dari teknik pewarnaan dan juga pengembangan motif desain hingga pemasaran.
This graduating paper aims to discuss the roles of Center for Handicraft and Batik as a Handicraft and Batik Research Center for the improvement of Small and Medium Batik Enterprises in Giriloyo after the earthquake happened in Yogyakarta in 2006. As we know, Small and Medium Enterprises hold the important role for life sustainability of the people in Bantul. For the example in Giriloyo, as one of the biggest batik center in Yogyakarta this place got big losses because many batik centers were damaged badly and in a result, many people lose their jobs, especially the crafters of batik. The method that writer used is a qualitative method. This method is used by doing a direct observation in the office of Center for Handicraft and Batik, which is the place that the writer did an internship for about 2 months. Afterward, the writer interviewed some staffs of Center for Handicraft and Batik and some batik crafters in Giriloyo, Bantul. The writer also did an archival study to find the data about the cooperation activities and independent activities related to training activities for the society after the earthquake. The result of the research shows that the roles of Center for Handicraft and Batik in supporting Small and Medium Batik Enterprises in Giriloyo are cooperation and the enhancement of handicraft and batik industry. It is implemented by conducting training programs for the society after the earthquake in Giriloyo. The activity is very useful and it greatly affects the development and growth of the industry after the earthquake. The result of this program could enhance the skill of each batik crafters from batik technical dyeing, development of motif design as well as marketing.
Kata Kunci : Center for Handicraft and Batik, Earthquake in Yogyakarta, SMEs of Batik in Giriloyo, Roles of Center for Handicraft and Batik