Laporkan Masalah

Integrasi Stasiun dan Heritage Building di Kawasan Pelabuhan Sejarah Panarukan

DEWI LUTHFI A, Ir.Ikaputra,M.Eng.,Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Peran stasiun kereta api di Indonesia telah berlangsung sejak zaman kolonial Belanda terutama sebagai moda transportasi yang mempercepat pengangkutan hasil pertanian(cultuurstelsel) menuju pusat pelabuhan. Sehingga banyak kota tumbuh dan berkembang di sekitar kawasan stasiun dan pelabuhan besar. Salah satunya adalah Panarukan, kota pelabuhan besar yang berada di ujung Jalan Pos Anyer-Panarukan. Namun kini kejayaan Panarukan seolah tidak menyisakan jejak sejarah, bangunan stasiun dan pelabuhan dibiarkan terbengkalai, tidak adanya kegiatan penggerak perekonomian masyarakat, dan tingginya tingkat kemiskinan dan pengangguran. Oleh karena itu, salah satu solusi untuk menghidupkan kembali perekonomian kawasan Panarukan adalah dengan merevitalisasi emplasemen Stasiun Panarukan dan mengintegrasikan stasiun dengan kawasan sejarah di sekitarnya. Revitalisasi merupakan salah satu metode yang digunakan dalam perancangan untuk menghidupkan kembali fungsi yang ada melalui aktivitas baru yang dapat mengangkat nilai kawasan. Terdapat beberapa permasalahan dalam perancangan antara lain [1] bagaimana merancang sirkulasi yang menunjang kegiatan transit dan terintegrasi secara visual dengan elemen sejarah kawasan Panarukan, [2] bagaimana menjadikan stasiun sebagai ruang produktifitas masyarakat dan pintu gerbang kawasan, [3] bagaimana merancang ruang yang dapat mempertegas jejak sejarah kawasan melalui pengalaman visual yang menarik. Dari permasalahan tersebut maka dipilih konsep Transit-Heritage Journey sebagai solusi desain yang diterapkan ke dalam beberapa tranformasi ide . Solusi yang pertama adalah [1] The Ring Of Journey yakni tema sirkulasi berbasis kegiatan transit dan wisata edukasi sejarah. Solusi yang kedua adalah [2] Olah fungsi bangunan cagar budaya menjadi ruang edukasi, sosial dan ekonomi dengan teori Adaptive Re-use. Solusi yang ketiga adalah [3] Pola struktur, material, dan lansekap bertema lokalitas sebagai pembentuk citra kawasan.

The role of railway stations in Indonesia has been going on since the Dutch colonial era as a mode of transportation that accelerated the transport of agricultural product (cultuurstelsel) to the major port. As a result, many cities grow and flourish around the area of major stations and port. One of them is Panarukan, a large port city located at the end of Anyer-Panarukan Postal Road. Now the glorious of Panarukan seem like leave no traces of history. Some of the buildings were abandoned, no significant economic activity, and high levels of poverty. Therefore, one of the solutions to revive the economy of Panarukan region is to revitalize the Panarukan Train Station emplacement and integrate the station with the surrounding historical area. Revitalization is one of the methods used in the design to revive the existing function by making a new activities that can optimize the value of the region. There are several problems of design such as [1] how to make circulation that supports transit activities and visually integrated with the historical elements of the region , [2] how to make the station as a productive space for community and attractive entrance to their surroundings , [3] how to make a space that can reinforce historical traces of the region through an exciting visual experience. From these problems, the Transit-Heritage Journey concept was chosen as the design solution and applied to three transformation ideas. The first solutions is [1] The Ring of Journey is transit-based and edu-historical trail circulation concept. The second solutions is [2] Change the function of heritage building into an education, social, and economic space by using adaptive re-use theory. The third solutions is [3] The pattern of structure, material, and landscape with local theme as an image of the region.

Kata Kunci : Stasiun, Revitalisasi, Bangunan Cagar Budaya, Integras

  1. S1-2018-366748-abstract.pdf  
  2. S1-2018-366748-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-366748-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-366748-title.pdf