TERJEMAHAN NOVEL SHOKUPAN NO WARUTSU (BAB I DAN PENUTUP) KARYA NAGASU MITSUKI
CANTIK ANTIKA FERLI, Lufi Wahidati M.A.
2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA JEPANGTugas Akhir ini berjudul "Terjemahan Novel Shokupan No Warutsu (Bab I dan Penutup) Karya Nagasu Mitsuki". Novel Shokupan No Warutsu menceritakan pertemuan Yuki dengan seekor anak anjing yang bernama Shokupan. Yuki adalah anak Sekolah Dasar yang mengalami perundungan. Dalam Bab 1 (halaman 4-17): Chuurippu No Moji diceritakan mengenai kenakalan teman kelas Yuki terhadap Yuki. Sementara bagian Penutup (halaman 220-221), diceritakan mengenai pengalaman pribadi dan rasa terima kasih penulis. Novel Shokupan No Warutsu dipilih karena cerita ini mudah dipahami dan menarik, sehingga membuat pembaca dapat merasakan seperti berada dalam alur ceritanya. Selain itu, melalui novel ini, pembaca dapat membayangkan sedikit gambaran tentang perundungan yang terjadi di Jepang. Dalam menerjemahkan novel Shokupan No Warutsu, terdapat beberapa kesulitan, salah satunya adalah mencari padanan kata dalam Bahasa Indonesia. Akan tetapi, penggunaan ungkapan sangat diperhatikan dalam proses penerjemahan, sehingga diharapkan hasil terjemahan tugas akhir ini mudah dipahami oleh pembaca. Contohnya, pada kalimat tensi no kamen wo kabutta mama yang secara harfiah berarti memakai topeng malaikat, tetapi diartikan menjadi bermuka dua.
The subject of the final paper is The Translation of Shokupan No Warutsu (Chapter I and Epilogue) by Nagasu Mitsuki. This novel tells about encounter of a puppy with Yuki, an elementary school boy who suffered bullying. The name of the puppy is Shokupan. Chapter 1 (page 4-17): Chuurippu No Moji tells about mischief of Yuki's classmate to Yuki. Furthermore, Epilogue (page 220-221) tells about personal experience and author's gratitude. The novel Shokupan No Warutsu was selected because the story is interesting and is easy to be understood, it made readers touched by storyline. In addition, the readers could find out about bullying in Japan. When translating this novel Shokupan No Warutsu, there were some difficulties, one of those difficulties was to find a word equivalent in Indonesian. However, the results of this final translation was expected to be easy understood by the reader. For example, in the sentence tensi no kamen wo kabutta mama, in Indonesian Language means using an angel mask. But it also can be interpreted as duplicity.
Kata Kunci : Terjemahan, Nagasu Mitsuki, Shokupan No Warutsu, Chuurippu No Moji.