Laporkan Masalah

AUTENTIKASI ASAL GEOGRAFIS KOPI ROBUSTA KELIR

ONIDA NOR MARSILANI, Dr. Wagiman, STP., M.Si.; Dr. Anggoro Cahyo Sukartiko., STP., MP.

2018 | Tesis | MAGISTER TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Kopi Kelir merupakan salah satu kopi robusta di Indonesia dengan citarasa khas yang diyakini berasal dari faktor geografis dimana komoditas tersebut dibudidayakan. Sementara itu, komoditas ini sebelumnya belum pernah diajukan untuk mendapatkan sertifikat indikasi geografis sebagai salah satu isyarat mutu yang dapat memberikan nilai tambah agroindustri. Salah satu tahapan dalam sertifikasi tersebut adalah autentikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi mutu fisik dan kimia, mengidentifikasi parameter mutu pembeda, dan menganalisis pengaruh asal geografis dalam rangka autentikasi asal geografis komoditas. Metode autentikasi yang digunakan adalah metode analitik yang dilanjutkan dengan metode kemometrik berupa analisis statistik two-way ANOVA, Principal Component Analysis (PCA), analisis diskriminan dan, uji signifikansi parsial regresi linier berganda. Berdasarkan analisis PCA, didapatkan tiga parameter mutu pembeda yaitu mutu fisik (panjang, lebar, ketebalan, berat 100 biji dan kadar air), kandungan mineral (Mn, Pb dan Hg) dan asam lemak (asam palmitat dan asam arakhidat). Parameter mutu pembeda yang terbaik yaitu mutu fisik yang mampu menjelaskan sebanyak 50,34% dari total varian. Sementara apabila menggunakan analisis diskriminan, didapatkan parameter mutu pembeda Kopi Kelir yaitu panjang, lebar, tebal, berat 100 biji, kadar air, gula sukrosa, zinc (Zn) dan timbal (Pb) yang digunakan secara simultan. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, kondisi lingkungan yang terdiri dari ketinggian, curah hujan dan kelembaban udara memberikan pengaruh terhadap kandungan parameter mutu pembeda biji kopi.

"Kopi Robusta Kelir" is one of robusta coffee in Indonesia with a unique flavor that is believed to be derived from geographical factors where the commodity is cultivated. Meanwhile, this commodity have not previously been proposed to obtain the geographical indication certificate as one of the quality requirement that can provide value added. One of the steps of geographical indication certification is authentication. Therefore, this study aims to characterize the physical and chemical qualities, identify the discrminant quality parameters, and analyze the influence of geographical origin in order to the authenticate the geographical origin�s commodity. The method used in this research was analytical method, followed by chemometric method which consist of two-way ANOVA, principal component analysis, discriminant analysis and multiple linear regression. Physical properties (length, width, thickness, weight of 100 beans, and water content); minerals content (Mn, Pb, and Hg); and fatty acids (palmitic and arachid), in the PCA analysis, became the three principal components considered as the distinguishing parameters. Whereas, the best discriminant parameter was physical parameter which explain as much as 50.34% of the total variance. Based on multiple linear regression analysis, geographical condition which consist of altitude, rainfall and humidity were influence the content of discriminant parameter of coffee bean.

Kata Kunci : autentikasi, daerah asal, kopi

  1. S2-2018-404900-abstract.pdf  
  2. S2-2018-404900-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-404900-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-404900-title.pdf