HOW DIGITALISATION OF PUBLIC INSTITUTIONS CAN IMPROVE SMART CITY GOALS IMPLEMENTATION?
Azzouz Zohra, T. Hani Handoko Dr., M.B.A
2018 | Tesis | Magister ManajemenUrbanisasi, pertumbuhan penduduk, pencemaran dan sumber daya yang terbatas memberikan tekanan baru bagi para pelaku manajemen kota. Penelitian ini berfokus pada proses digitalisasi lembaga publik di Indonesia dan bagaimana digitalisasi dapat meningkatkan implementasi sasaran smart city untuk menghadapi tantangan yang disebutkan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan relevansi mempelajari topik tersebut dalam konteks Indonesia dan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang apa yang telah dilakukan di bidang ini dan bagaimana caranya. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mewawancarai aktor digitalisasi lembaga publik di berbagai kota di Indonesia untuk memperoleh wawasan dari dalam. Tetapi juga penggunaan penelitian sebelumnya yang terkait dengan inisiatif cerdas, proyek percontohan dan konferensi sebagai data sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa dari tingkat politik tertinggi di Indonesia, ada keinginan positif untuk mendorong perubahan dan bahwa penolakan strategi di tingkat operasional sulit karena beberapa penyebab: organisasi politik, budaya kerja, infrastruktur, kurangnya kepercayaan masyarakat dan keandalan solusi yang diusulkan.
Urbanization, population growth, pollution and limited resources are putting new strain on city management actors. This research focuses on the digitalization process of public institution in Indonesia and how it can enhance smart city goals implementation to face the mentioned challenges. The objectives are to demonstrate the relevance of studying such a topic in the Indonesian context and to give a comprehensive understanding of what have been done in this area and how. Data collection method were using questionnaire to interview actors of the digitalization of public institution in different cities of Indonesia in order to obtain insight from inside. But also the use of previous studies related to smart initiatives, pilots and conferences as secondary data. The results shows that from the highest political level in Indonesia, there is a positive will to impulse the change and that the declination of the strategy at the operational level is difficult due to several causes : political organization, work culture, infrastructure, lack of citizen trust and reliability of the proposed solutions.
Kata Kunci : smart city, politik, kepedulian lingkungan, efektivitas pemerintah, layanan online, lembaga publik, digitalisasi, Qlue, Lapor!, Gamatechno, pegawai negeri / Smart city, politics, environmental concern, government effectiveness, online service, public ins