ANALISIS PENGARUH DANA OTONOMI KHUSUS, JUMLAH PENDUDUK, DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI PAPUA
ANDRONIKUS HENDRA S, Prof. Catur Sugiyanto, M.A., Ph.D.
2018 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Dana Otonomi Khusus (DOK), jumlah penduduk dan tenaga kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Papua Tahun 2002-2016. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda data panel dengan tiga pendekatan model regresi data panel, yaitu common effect model, fixed effect model, dan random effect model. Model terbaik diantara ketiga model tersebut yang digunakan dalam penelitian ini adalah fixed effect model. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua dengan periode tahun 2002-2016. Alat bantu analisis menggunakan program statistik komputer Eviews 9 dan Microsoft Excel 2016 dengan tingkat toleransi kesalahan/tingkat signifikansi (alpha) 5 persen (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan tenaga kesehatan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia. Variabel yang berpengaruh terhadap indeks pembangunan manusia adalah variabel Dana Otonomi Khusus. Kontribusi dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa intervensi utama peningkatan indeks pembangunan manusia pada kabupaten/kota di Provinsi Papua adalah melalui Dana Otonomi Khusus, Walaupun dalam pengelolaannya belum efisien sesuai yang diharapkan masyarakat.
This research was conducted to evaluate the effects of special autonomy funds, population number, and health workforce toward human development index in Papua province in the period time of 2002-2016. Analysis method used in this work is a multivariate regression analysis of panel data with three modeling approaches, which is the common effect model, fixed effect model, and random effect model. The fixed effect model was the best model among these three. Data used for the analysis were secondary data of 29 regencies/cities in Papua province in the period time of 2002-2016. Analytical tools used here were statistical software program EViews 9 and Microsoft Excel 2016, with error tolerance level /significance level alpha of 5% (0.05). Result of this study showed that population number and health workforce have no significant effects on the human development index. The variable that affects the human development index is special autonomy funds only. The main contribution of this study is, it shows that the human development index of regencies/cities in Papua province can be only enhanced by special autonomy funds, although the management of the funds not efficient enough.
Kata Kunci : Dana Otonomi Khusus, Tenaga kesehatan, Jumlah penduduk, Special Autonomy Funds, Health workforce, Population number.