HUBUNGAN ANTARA KADAR ADIPONEKTIN PLASMA DENGAN BERBAGAI DERAJAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS PADA PRIA
KARTIKA KEMALA, dr. Kristiana Etnawati, MPH, Sp.KK(K)
2018 | Tesis-Spesialis | DERMATOLOGI DAN VENEREOLOGILatar Belakang : Akne vulgaris merupakan kelainan inflamasi kronis dengan 4 patogensis utama yaitu peningkatan produksi sebum, hiperkeratinisi duktus pilosebaseus, kolonisasi P. acnes dan inflamasi. Inflamasi merupakan komponen penting dalam patogenesis akne. Sebosit menghasilkan sebum, mengekspresikan, mensekresikan berbagai macam faktor lipogenik dan adipokin yang sama adiposit. Adiponektin merupakan salah satu adipokin yang memiliki sifat antiinflamasi. Tujuan : Mengetahui apakah kadar adiponektin plasma pada subjek akne vulgaris lebih rendah daripada subjek non-akne vulgaris dan apakah semakin berat derajat keparahan akne vulgaris, kadar adiponektin plasma akan semakin rendah. Metode : Penelitian dengan rancangan studi kasus kontrol pada 97 subjek laki-laki dengan akne vulgaris dan non akne vulgaris di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, yang dimulai bulan Februari 2018. Derajat keparahan akne di nilai dengan combined acne severity classification. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t tidak berpasangan pada subjek akne dan non akne, serta uji Spearman’s rho pada subjek akne dan derajat keparahan akne. Hasil : Rerata nilai adiponektin plasma pada subjek akne lebih rendah daripada subjek non-akne (4,63 < 7,81, p < 0,0001), tidak terdapat korelasi antara kadar plasma adiponektin dengan derajat keparahan akne vulgaris (p = 0,159) dan tedapat korelasi negatif antara kadar plasma adiponektin dengan lesi inflamasi. ( p = 0,0001, r = -0,482) Kesimpulan : Kadar adiponektin plasma yang lebih rendah secara bermakna pada subjek akne vulgaris daripada non-akne vulgaris, tidak terdapat korelasi antara kadar adiponektin plasma dengan derajat keparahan akne vulgaris dan terdapat hubungan negatif dengan kekuatan sedang antara kadar adiponektin plasma dengan jumlah lesi inflamasi.
Background: Acne is a chronic inflammatory disorder with 4 major pathogenesis which include; increased sebum production, hyperkeratinization of pilosebaceous ducts, colonisation of P. acnes and inflammation. Inflammation is an essential component in the pathogenesis of acne. Sebocytes producing sebum, express, secrete several lipogenic factors and adipokines similar to adipocytes. Adiponectin is one of the adipokines, which possesses antiinflammatory properties. Objectives: To understand if the level of plasma adiponectin in acne vulgaris subjects are lower that non-acne vulgaris subjects; and to understand if the higher severity of acne vulgaris is associated to a lower plasma adiponectin level. Methods: This research with case control design to 97 male subjects with and without acne vulgaris in DV clinic, RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, from February 2018. Severity of acne vulgaris was measured with combined acne severity classification. Data were analyzed with unpaired t-test on acne and non-acne subjects, and Spearman’s Rho test on acne vulgaris subjects and acne vulgaris severity. Results: Results showed that mean of plasma adiponectin value in acne subjects was lower than non-acne subjects (4.63 < 7.81, p < 0.0001). There was no correlation between plasma adiponectin level and acne vulgaris severity (p = 0.159) and there was negative correlation between plasma adiponectin level with inflammatory lesion ( p = 0.0001, r = -0.482) Conclusion: Plasma adiponectin level significantly lower in acne vulgaris subjects compared to non-acne subjects, no correlation between plasma adiponectin level with acne vulgaris severity, and also there was negative correlation with moderate power between adiponectin plasma and the number of inflammation lesions.  
Kata Kunci : akne vulgaris, adiponektin, antiinflamasi