Laporkan Masalah

MOTIVATION AND BEHAVIOR OF YOUNG FARMERS IN PRACTICING ORGANIC HORTICULTURE AGRIBUSINESS IN SLEMAN REGENCY

DIAH FITRIA W, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S.; Dr. Ir. P. Wiryono Priyotamtama, S.J.,M.Sc.

2018 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Hortikultura mampu menandingi ketertarikan petani, khususnya pemuda tani, dalam membudidayakan tanaman pangan. Alasannya, keuntungan yang diperoleh melalui agribisnis hortikultura lebih menjanjikan terutama dalam praktik pertanian organik. Untuk itu, agribisnis hortikultura organik mendukung proses regenerasi petani. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana motivasi dan perilaku pemuda tani serta faktor-faktor psikologis dan lingkungan yang mempengaruhinya. Sebanyak 165 pemuda tani di Kabupaten Sleman dilibatkan dalam penelitian ini melalui pengisian kuesioner. Selain itu, data juga diperoleh dari sejumlah informan antara lain penyuluh dan perangkat desa. Berdasarkan hasil penelitian, pemuda tani memiliki motivasi yang tinggi untuk menjalankan agribisnisnya. Mereka termotivasi untuk meningkatkan pendapatan, menjaga lingkungan agar tetap asri, menjalin hubunga baik dengan sesama, meningkatkan kapasitas diri, dan juga mendapat kesempatan dalam kegiatan keagamaan melalui pendapatan mereka sebagai petani hortikultura organik. Selain itu, motivasi pun dipengaruhi oleh sikap dan penyuluhan secara signifikan. Namun demikian, .perilaku mereka dalam hal marketing tergolong rendah. Di sisi lain, beberapa di antaranya memanfaatkan Pasar Tani dan Kampung Edutani untuk meningkatkan agribisnisnya. Dalam hal ini, diperlukan penyuluhan yang mampu mengkoordinasikan pemuda tani melalui kelompok taninya untuk meningkatkan pencapaian di bidang agribisnis hortikultra organik.

Horticulture has replaced the desires of farmers to focus on staple food production. Due to its price, organic horticulture attracts young farmers to cultivate their farming area inherited from their ancestors. This agribusiness can connect generation to generation through agricultural practice. Therefore, this research aim at understanding young farmers'motivation and behavior in organic horticulture agribusiness and the influencing factors. The research was conducted in Sleman Regency, Indonesia and involved 165 young farmers, extension workers, and village leaders. The research resulted in higher motivation. Farmers have strong motivation to conduct organic horticulture agribusiness to enhance their income, maintain environment, make social relationship, develop self-capability in farming, and hold religious aspects. Motivation is significantly and positively influenced by an internal factor of attitude and external factor that is extensions' role. Farmers sometimes finding information about and cultivating the organic horticulture agribusiness and they seldom manage the proper marketing strategy. Farmers' behavior is not significantly affected by motivation but it is significantly and positively influenced by attitude and extension. Several farmer groups have creative strategy to market the organic horticulture products by creating their own market through Pasar Tani and agricultural tourism through Kampung Edutani. Therefore, to enhance their agribusiness activities, extension should be enhanced through the role of extension worker.

Kata Kunci : Agribisnis Hortikultura, Pemuda Tani, Motivasi, Perilaku/ Horticulture Agribusiness, Young Farmers, Motivation, Behavior

  1. S2-2018-405167-abstract.pdf  
  2. S2-2018-405167-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-405167-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-405167-title.pdf