INTERRATER RELIABILITY DARI NOC PERAWATAN DIRI MAKAN PADA PASIEN STROKE DENGAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN DEFISIT PERAWATAN DIRI MAKAN
KIKI INDRIATI, Sri Mulyani, S.Kep., Ns., MNG.; Intansari Nurjannah, BSN., MNSc., PhD.
2018 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: NOC Perawatan Diri: Makan merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan aktivitas makan pada pasien stroke. NOC Perawatan Diri: Makan dalam Bahasa Indonesia perlu memiliki validitas dan reliabilitas yang dapat diterima sebagai alat ukur. Instrumen yang valid dan reliabel akan memberikan diagnosis yang lebih tepat dan bermanfaat. Tujuan Penelitian: Menentukan interrater reliability dari NOC Perawatan Diri: Makan dalam Bahasa Indonesia pada pasien stroke. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif non eksperimental dengan rancangan penelitian cross sectional. Responden berjumlah 36 pasien stroke yang dirawat di Unit Stroke dan IRNA Anggrek 2 RSUP dr.Sardjito. Pengambilan data dilakukan selama 3 bulan (November 2017 – Januari 2018) oleh 2 orang rater menggunakan checklist indikator NOC Perawatan Diri: Makan. Data yang telah didapatkan dianalisis menggunakan Kappa (K) dan percent agreement (PA). Hasil: Nilai Kappa dari NOC Perawatan Diri: Makan dalam Bahasa Indonesia yang dihasilkan dalam kategori very good (K= 0,93) sedangkan Percent Agreement yang dihasilkan dalam kategori dapat diterima (PA= 96%). Kesimpulan: Interrater reliability NOC Perawatan Diri: Makan dalam Bahasa Indonesia berada pada tingkatan reliabilitas very good atau sangat baik sehingga dapat digunakan sebagai instrumen yang reliabel pada pasien stroke yang dirawat di rumah sakit.
Background: NOC Self-Care: Eating is one of the instruments used to identify the ability of eating of the stroke patients and translated into Indonesian language. NOC Self-Care: Eating in Indonesian language must have acceptable validity and reliability as a measuring instrument. Valid and realizable instrument will provide more accurate and useful diagnosis. Objective: Determine the interrater reliability of the NOC Self-Care: Eating in Indonesian language on stroke patients. Methods: This research is non-experimental descriptive quantitative with cross sectional design. The respondents were 36 stroke patients nursed in the Stroke Unit and IRNA Anggrek 2 RSUP dr.Sardjito. Sampling was conducted for 3 months (November 2017 – January 2018) by 2 raters used checklist of NOC Self-Care: Eating indicator. The data acquired was analyzed using Kappa (K) and percent agreement (PA). Results: The Kappa value of NOC Self-Care: Eating in Indonesian language generated in very good category (K= 0.93) while Percent Agreement generated in the acceptable category (PA= 96%). Conclusion: Interrater reliability NOC Self-Care: Eating in Indonesian language rests at reliability very good category level so it can be used as a reliable instrument to measure outcomes stroke patients in the hospital.
Kata Kunci : NOC, stroke, interrater reliability, kappa, percent agreement