Laporkan Masalah

PENGGUNAAN TEPUNG KULIT PISANG SEBAGAI SUBSTITUSI JAGUNG DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA, PRODUKSI KARKAS, DAN HISTOMORFOLOGI VILI USUS HALUS ITIK HIBRIDA

BAGUS ANDIKA FITROH, Prof. Ir. Wihandoyo, M.S., Ph.D.;Dr. Ir. Supadmo, M.S.

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU PETERNAKAN

Tujuan peneltian ini adalah mengevaluasi penggunaan kulit pisang sebagai alternatif substitusi jagung dalam pakan terhadap performa, produksi karkas, perkembangan vili usus, mengetahui jenis dan level penggunaan kulit pisang yang paling baik sebagai substitusi jagung dalam pakan itik Hibrida. Sebanyak 105 ekor itik Hibrida jantan umur sehari digunakan dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah, yaitu perlakuan pakan mengganti proporsi jagung setengah dan seluruhnya dengan penggunaan tepung kulit pisang yaitu PB= pakan basal tanpa tepung kulit pisang; K25 dan K50 = pakan basal dengan tepung kulit pisang kepok; T25 dan T50 = pakan basal dengan tepung kulit pisang tanduk; R25 dan R50 = pakan basal dengan tepung kulit pisang raja. Masing-masing perlakuan menggunakan 3 replikasi kandang, setiap kandang berisi 5 ekor itik. Data dengan perbedaan yang nyata diuji lanjut menggunakan orthogonal kontras. Parameter yang diamati meliputi: performa (konsumsi pakan, konversi pakan, pertambahan bobot badan, dan bobot akhir), produksi karkas dan perlemakan (bobot karkas dan persentase karkas, bobot lemak abdominal, dan persentase lemak abdominal), Ukuran organ viseral, dan vili usus halus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok itik yang diberi perlakuan tepung kulit pisang memiliki hasil yang lebih rendah (P<0,05) pada pertambahan bobot badan, bobot badan, bobot karkas, bobot lemak abdominal, tetapi memiliki konversi pakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan pakan basal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung kulit pisang tidak dapat digunakan sebagai substitusi jagung dalam pakan itik, karena dapat menurunkan performa dan produksi karkas, tepung kulit pisang kepok dan tanduk dengan level 25% memberikan kinerja pertumbuhan dan bobot karkas yang lebih baik bila digunakan sebagai subsitusi jagung. Kata kunci: Itik Hibrida, Performa, Produksi karkas, Tepung kulit pisang

This study was aimed to evaluate the utilization of banana peel meal as alternatives to substitution of corn in the diets based on the performance, carcass production, intestinal villi, the best type and utilization level of banana peel meal as corn substitution. A total of 105 male day old duck used in a completely randomized design (CRD), i.e. half of it (25%) and all of it (50%) replacing corn with banana peel meal PB= basal feed without banana peel meal; K25 and K50 = basal feed with kepok banana peel meal; T25 dan T50 = basal feed with tanduk banana peel meal; R25 dan R50 = basal feed with raja banana pel meal. each treatment was done through 3 replications, with each replication consisted of 5 hybrid ducks. The data with significant differences were analyzed using orthogonal contrast. The paramater collected include performance (feed consumption, body weight gain, final weight, and feed conversion), carcass and abdominal fat production (carcass weight, carcass percentage, abdominal weight, and abdominal weight percentage), visceral organ size, and histology of intestinal villi. The results of the study showed that the utilization of banana peel meal on ducks had lower yields (P<0,05) in body weight gain, body weight, carcass weight, abdominal fat weight, but had higher feed conversion rather than basal feed treatment. It could be concluded that banana peel meal can not be used as substitution of corn in diets, because it can decrease the performance and carcass production of ducks, banana peel meal kepok and tanduk with level of 25% gives best performance and carcass weight when used as substitution of corn. Keywords: Local hybrid ducks, Performance, Production of carcass, Banana peel meal

Kata Kunci : Kata kunci: Itik Hibrida, Performa, Produksi karkas, Tepung kulit pisang

  1. S2-2018-392259-abstract.pdf  
  2. S2-2018-392259-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-392259-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-392259-title.pdf