Laporkan Masalah

GAMBARAN PENGALAMAN HIDUP DAN STRATEGI COPING PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN TERAPI HEMODIALISIS DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA

WINDRI LESMANA RUBAI, Dr. Retna Siwi Padmawati, MA; dr.Yanri Wijayanti Subronto, PhD, SpPD,KPTi

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Provinsi Yogyakarta pada tahun 2014 memiliki jumlah pasien aktif hemodialisis sebanyak 564 jiwa, pada tahun 2015 meningkat menjadi 717 jiwa. Gaya hidup pasien gagal ginjal kronis (GGK) berubah segera setelah mereka didiagnosis. Strategi coping diperlukan pasien dalam mengelola atau mengurangi dampak stresor sehingga tercapai kestabilan fisik, kesejahteraan emosional, dan keberlangsungan terapi. Tujuan: Memperoleh gambaran tetang pengalaman hidup dan stategi coping pada pasien-pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: Penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Pemilihan subyek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan variasi maksimum. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa pedoman wawancara dan pedoman observasi. Jumlah informan yakni 11 pasien (6 laki-laki dan 5 perempuan) dan 9 informan triangulasi yang terdiri dari keluarga dan petugas kesehatan. Keabsahan data melalui triangulasi metode dan sumber serta peer debrifing. Hasil: Ada perbedaan respon psikologis antara informan yang mengalami GGK secara mendadak dengan informan yang GGK karena komplikasi penyakit sebelumnya. Problem-focused coping yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mencari informasi, melakukan pengobatan medis dan non medis, menggunakan BPJS, dan mengelola asupan cairan. Sedangkan emotional focused coping dilakukan dengan pasrah, penerimaan diri, bertumbuh positif, bersyukur, beralih ke agama, pengalihan fokus, kegiatan hiburan dan dukungan emosional. Keberhasilan coping dipengaruhi beberapa hal yaitu dukungan sosial, motivasi, keyakinan dan spiritual serta penglaman keperawatan. Kebutuhan para informan meliputi dukungan emosional, informasi, dukungan instrumental serta dukungan penghargaan. Startegi coping yang dilakukan dapat mengontrol atau mengurangi stresor akibat penyakit dan terapi yang dijalani. Kesimpulan: Kesiapan diri pasien dan strategi coping menjadi penentu bagaimana informan menghadapi penyakitnya. Strategi coping membantu informan dalam mengendalikan stres akibat penyakit dan terapi yang dijalani. Coping yang tepat membuat informan mencapai kesejahteraan emosional, fisik yang lebih stabil dan lebih enjoy menjalani hemodialisis.

Background : Province of Yogyakarta in 2014 has the number of active hemodialysis as many as 564 patients, in 2015 increased to 717. The lifestyle of CKD patients changed as soon as they were diagnosed and depended on hemodialysis machine. Coping strategies required patients to manage or reduce the impact of stressors so as to achieve physical and emotional stability and sustainability of therapy. Objective: this study aimed to explore a representation of life experience and coping strategies on CKD patients undergoing hemodialysis therapy in Dr. Sardjito, Referral hospital of Yogyakarta. Method : This is a qualitative research with phenomenology research design. Subject was selected used purposive sampling based on criteria inclusion and maxium variation . Data were collected by indepth interview, consisted of 11 informants (6 of male and 5 of female) and 9 informant triangulation. The validity of data through method and source triangulation, and peer debrieving. Result : There are differences of psychological responses between informants who experience sudden of CKD with the informants who are CKD because of previous complications. Problem-focused coping conducted by informants are to seek information, medical and non medical treatment, using universal health coverage, and manage fluid intake. While emotional focused coping done with resignation, self-acceptance, positive reinerpretation, thankful, turning to religion, focus shifting, entertainment activities and emotional support. The success of coping is influenced by social support, motivation, belief and spiritual, along nursing experienced. The needs of the informants include emotional support, information, instrumental and appraisal support. Coping strategies will control or reduce the stress of disease and therapy that is lived. Conclusion : Patient's self-preparation and coping strategies determine how informants cope with their illness. The right coping make informants achieve emotional well-being, physical stability, and more enjoy the hemodialysis.

Kata Kunci : Gagal ginjal kronik, hemodialisis, strategi coping, dukungan sosial

  1. S2-2018-403384-abstract.pdf  
  2. S2-2018-403384-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-403384-title.pdf  
  4. S2-2018-403884-tableofcontent.pdf