Laporkan Masalah

STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN RUMAH SAKIT DI KABUPATEN SUMBA BARAT

ERIC DINO TANDOYO, DR.dr.Andreasta Meliala, DPH, M.Kes, MAS

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Studi kelayakan pembangunan rumah sakit di Kabupaten Sumba Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dilakukan untuk meninjau kelayakan apakah di era JKN Kabupaten Sumba Barat masih memerlukan fasilitas kesehatan dimana terjadi peningkatan jumlah pasien dan jumlah penduduk, sedangkan sudah ada dua rumah sakit yang telah berdiri sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kelayakan pendirian Rumah Sakit Umum Swasta Kelas D di Kabupaten Sumba Barat - NTT. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Studi Kasus Hasil Penelitian: Penelitian ini mencakup studi kelayakan pada 4 aspek yaitu aspek pasar, sumber daya manusia, hukum dan keuangan. Hasil penelitian pada aspek pasar menujukan bahwa pada dua rumah sakit yang telah berdiri sebelumnya menunjukan tingkat hunian yang cukup tinggi, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan juga jumlah peserta BPJS Kesehatan yang terus meningkat sehingga masih ada peluang untuk mendirikan Rumah Sakit yang baru. Sedangkan pada aspek sumber daya manusia kota Waikabubak telah berdiri sekolah tinggi yang mempelajari tentang kesehatan sehingga tidak menjadi masalah bagi rumah sakit baru kelak untuk menyediakan sumber daya manusia yang memadai, lalu pada aspek hukum pemerintah setempat serta perundangundangan daerah memperbolehkan pembangunan fasilitas kesehatan baru, sedangkan dalam aspek keuangan fasilitas kesehatan baru ini nantinya dalam perhitungan akan mendapatkan nilai surplus pada tahun ke 21 ( Payback Period 21 tahun ), NPV = Rp.- 15.582.233.000, IRR = -4%, dan PI = 0,48 sehingga dari analisis keuangan tersebut rumah sakit ini dapat dikatakan tidak layak untuk dibangun. Kesimpulan: Hasil analisis aspek pasar, rumah sakit ini layak untuk dibangun. Dari analisa aspek hukum rumah sakit ini dapat dibangun sesuai dengan Permenkes No.56 Tahun 2014. Kebutuhan SDM juga dapat dipenuhi sesuai standart kebutuhan SDM rumah sakit kelas D. Namun secara keuangan rumah sakit ini tidak menguntungkan bagi investor.

Background: This research is a field research that lead to research of feasibility study of hospital construction in Waikabubak regency of eastern southeast province. Objective: This study was conducted to review the feasibility of the house whether Waikabubak district still needs health facilities while there are already two hospitals that have been established before that in the end it leads to the conclusion whether it is feasible or not. Method: This research uses case study method. Result: This study includes feasibility studies on 4 aspects of market, human resources, law and finance aspects. The result of the research indicates that in two previous hospital which show the deficiency in service case so that from the data which have collected the need of Waikabubak community, the new hospital must be done, whereas in the human resources aspect of Waikabubak city has been established high school which study about health so that it is not a problem for new hospitals to provide adequate human resources, then the legal aspects of local government and local legislation allow the construction of new health facilities, while in the financial aspects of these new health facilities will in the calculation will get a surplus value in the year of 21 (PP = 21 years ), NPV = Rp.- 15.582.233.000, IRR = -4%, PI = 0,48. So that from the calculation of these financial hospitals can be said not worthy to be built. Conclusion: The result of analistic aspect of market is feasible, aspect of law is feasible, aspect of human resources is feasible but aspect of financial is not feasible.

Kata Kunci : Studi Kelayakan, Rumah Sakit, Sumba Barat, Feasibility Study, Hospital, West Sumba

  1. S2-2018-388098-abstract.pdf  
  2. S2-2018-388098-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-388098-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-388098-title.pdf