HUBUNGAN PERASAAN KELELAHAN KERJA, MOTIVASI K3, DAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KECELAKAAN AKIBAT KERJA DI UPT BALAI YASA YOGYAKARTA
SELFIANA SAKKA, dr. Nur Arfian, Ph.D.; dr. Santosa Budiharjo, M.Kes, PA(K)
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar Belakang: Kecelakaan kerja dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang kurang memenuhi syarat (unsafe condition) sebagai dampak dari kegiatan produksi yang berbahaya dan kesalahan manusia (unsafe human acts). Keadaan ini akan menjadi sumber bahaya yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, peledakaan dan pencemaran udara di lingkungan kerja. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara perasaan kelelahan kerja, motivasi keselamatan dan kesehatan kerja, dan pemakaian alat pelindung diri dengan kejadian kecelakaan kerja di UPT Balai Yasa Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan studi cross sectional dengan jumlah sampel 78 pekerja, variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu perasaan kelelahan, motivasi K3, dan pemakaian APD dengan kecelakaan kerja kemudian data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil Penelitian: Terdapat variabel penelitian yang memiliki hubungan dengan kecelakaan kerja, berdasarkan hasil analisis korelasi pearson dengan taraf signifikan p<0,05, yaitu perasaan kelelahan (p=0,000), motivasi K3 (p=0,005), dan pemakaian APD (p=0,021). Analisis multivariat pada penelitian ini menggunakan statistik parametrik, yaitu analisis regresi berganda mengungkapkan variabel yang paling mempengaruhi diantara semua variabel yaitu perasaan kelelahan kerja diperoleh nilai (p=0,005) berhubungan signifikan dengan kecelakaan kerja. Kesimpulan: Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa variabel perasaan kelelahan kerja, motivasi K3, dan APD berhubungan dengan kecelakaan kerja.
Background: Occupational accidents are influenced by unsafe condition results from production activities, of the workers and unsafe human acts. Accidents and unsafe human acts include factors of age, sex, working experience and education. This will be a potential hazard and become a source of hazard that can lead to accidents such as occupational accidents, occupational diseases, fire, explosion and air pollution in the work environment. Research Objectives: This is a quantitative research using cross sectional study design with total sample of 78 workers, the variables used in this research were feeling of fatigue, Occupational Safety and Health motivation, and the use of Personal Protective Equipment (PPE) towards occupational accidents. Data were analyzed by using univariate, bivariate, and multivariate analysis. Research Result: There were research variables that have relationship with occupational accident. Based on the result of Pearson correlation analysis with significant level, there were variable p of <0.05, that was feeling of fatigue (p = 0.000), Occupational Safety and Health motivation (p = 0.005), and the use of Personal Protective Equipment (p = 0.021). Multivariate analysis in this study using parametric statistics which is multiple regression analysis reveals that the most influencing variables among all variables is the feeling of work fatigue obtained value (p = 0.005) is significantly related to occupational accidents. Conclusion: Based on the above results, it can be concluded that the variable feeling of work fatigue, Occupational Safety and Health motivation, and PPE have a relationship towards occupational accidents.
Kata Kunci : Perasaan Kelelahan Kerja, Motivasi K3, Alat Pelindung Diri dan Kecelakaan Kerja, Feelings of Occupational Fatigue, Safety Motivation, Personal Protective Equipment and Occupational Accidents.