Laporkan Masalah

FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMATIAN PADA PASIEN LEPTOSPIROSIS DI KABUPATEN BANTUL PERIODE 2012- Mei 2017

MELIANA DEPO, Prof. dr. Hary Kusnanto Joseph, SU., Dr.PH

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar belakang : Leptospirosis adalah masalah utama kesehatan masyarakat yang dapat mengakibatkan komplikasi dan disfungsi multi organ yang berpotensi fatal. Bantul merupakan wilayah endemik leptospirosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan dan mengidentifikasi besarnya risiko dari faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kematian pada pasien leptospirosis di Kabupaten Bantul pada periode 2012-Mei 2017. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan desain kasus kontrol dengan perbandingan 1:3 yaitu 32 kasus dan 96 kontrol. Data yang dikumpulkan adalah manifestasi klinik dan hasil pemeriksaan laboratorium menggunakan rekam medis pasien leptospirosis pada periode 2012-Mei 2017 di rumah sakit Kabupaten Bantul. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah ada riwayat terpapar lingkungan yang terkontaminasi leptospirosis, hasil positif minimal pada pemeriksaan rapid diagnostic test, dan pasien berdomisili dan menetap di wilayah Kabupaten Bantul. Analisis data menggunakan uji fisher test, Chi square dan logistik regresi. Pengolahan data menggunakan software STATA versi 13.1 Hasil : Total sampel adalah 128 pasien leptospirosis, 96 (75%) adalah laki-laki, rata-rata umur pasien leptospirosis adalah 50.9������±12.5 tahun. Rata-rata lama demam sebelum masuk rumah sakit yaitu 4.5������±2.27 hari. Analisis multivariat dengan logistik regresi menunjukkan terdapat 4 variabel dominan yang berhubungan dengan kematian pada pasien leptospirosis di Kabupaten Bantul yaitu ikterik (OR=6.1; p-value=0.013 95%CI=1.459-26.174), myalgia (OR=4.5; p-value=0.007 95%CI=1.499-13.554), sesak (OR=3.5; p-value=0.015; 95%CI=1.278-9.587) dan trombositopenia (OR=3.7; p-value=0.021; 95%CI=1.221-11.787). Kesimpulan : Keberadaan ikterik, myalgia, trombositopenia (<100.000/mcgL) dan sesak merupakan faktor risiko prognosis kematian pada pasien leptospirosis di Kabupaten Bantul paada periode 2012-2017

Background: Leptospirosis is a major public health problem in tropical countries with potentially fatal systemic complications and multi-organ dysfunction. Leptospirosis is endemic in Bantul area. This study aimed to determine the dominant factors and identify the major risk of the factors which contribute to the mortality of leptospirosis patient in Bantul area during 2012-May 2017. Methods: This study using case-control study design with ratio 1:3, 32 cases and 96 controls. The collected data were the manifestation of clinic and result of laboratory examination from the medical records of leptospirosis patient during 2012-May 2017 in Bantul District Hospital. The inclusion criteria in this study was based on pertinent clinical and epidemiological data and positive result minimum on rapid diagnostic test, and patient who domiciled and living in Bantul District Area. The data were analyzed using Fisher test, Chi-square, and logistic regression. The data processed using STATA Software version 13.1. Result: A total of 128 patients were included, with mean age 50.9������±12.5 years; 75% (n=96) were male. The mean length from onset symptoms to admission was 4.5������±2.27 days. Multivariate logistic regression demonstrated that four dominant factors were independently associated with mortality, icterus (OR=6.1; pvalue=0.013 95%CI=1.459-26.174), myalgia (OR=4.5; p-value=0.007 95%CI=1.499-13.554), thrombocytopenia (OR=3.7; p-value=0.021; 95%CI=1.221-11.787) and dyspnea (OR=3.5; p-value=0.015; 95%CI=1.2789.587). Conclusion: Icterus, myalgia, thrombocytopenia (<100.000/mcgL) dyspnea were the factor of mortality prognosis risk in leptospirosis patient in Bantul District during 2012-2017 .

Kata Kunci : Leptospirosis, manifestasi klinik, hasil laboratorium, kematian, Clinical Manifestation, Laboratory findings, Leptospirosis, Mortality

  1. S2-2018-403300-abstract.pdf  
  2. S2-2018-403300-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-403300-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-403300-title.pdf