Laporkan Masalah

EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI RSUD MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG DENGAN METODE HOT-FIT

NABILA RAMADHANY P, Dr. Nur Rokhman, S.Si., M.Kom.

2018 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN

Latar Belakang: SIMRS berdasarkan Permenkes No 1171/MENKES/PER/VI/2011, dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektifitas pembinaan dan pengawasan Rumah Sakit di Indonesia. RSUD Muntilan telah menerapkan implementasi SIMRS sejak tahun 2015. Dalam penerapannya, SIMRS di RSUD Muntilan belum berjalan secara maksimal, masih sering ditemui hambatan. Oleh karenanya Evaluasi perlu dilakukan untuk menilai manfaat dari implementasi SIMRS. Tujuan: Mengevaluasi implementasi SIMRS di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang dengan metode HOT-fit. Metode: Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 43 orang petugas yang menggunakan SIMRS yang ditentukan dengan Teknik consecutive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian dengan skala likert berderajat 5. Hasil: Hubungan technology dan Human memiliki tingkat korelasi kuat dan searah. Hubungan human dan organization memiliki tingkat korelasi yang sedang dan searah. Hubungan organization dan technology memiliki tingkat korelasi yang kuat dan searah. Hubungan Technology-Human, Technology-Organization, dan Human-Organization dengan Net benefit masing-masing memiliki tingkat korelasi yang kuat dan searah. Hubungan antara Human, Organization, Technology dengan net benefit memiliki tingkat korelasi yang kuat dan searah. Kesimpulan: Secara keseluruhan hasil dari uji korelasi ketiga faktor dengan net benefit memiliki tingkat korelasi yang tinggi kecuali korelasi antara manusia dengan organisasi yang memiliki tingkat korelasi yang sedang. Peningkatkan kualitas dari sistem dengan dilakukannya pembenahan berkala perlu dilakukan, kemudian pada setiap pembenahan sistem akan lebih baik jika melibatkan perwakilan dari seluruh unit yang menggunakan sistem, dan diberlakukannya shift 24 jam untuk tim IT. Kata Kunci : Evaluasi, SIMRS, HOT-fit

Background: Based on Permenkes No 1171/MENKES/PER/VI/2011 SIMRS is used to increase the effectiveness of Hospitals in Indonesia. RSUD Muntilan has been implementing the SIMRS since 2015. However, there are still many problems. Therefore an evaluation is needed to assess the benefits of the implementation. Objective: To evaluate SIMRS at RSUD Muntilan Kabupaten Magelang with HOT-fit method. Methods: The type of this research was analytic with quantitative approach and survey cross sectional design. There were 43 Samples of the research who use SIMRS which determined by consecutive sampling technique. The data was collected by using questionnaire with a 5 degree of likert scale. Results: Technology and human have a strong relationship. Human and organization have a middle level and positive relationship. Organization and technology have a strong and positive relationship. Technology-Human, Technology-Organization, and Human-Organization each of them have a strong and positive relationship with Net benefit. HOT and net benefit a strong and positive relationship. Conclution: Overall results of the corelation test of the three factors with Net benefit are good, that most of them except human with organization have strong relationships. So based on the results, the sugestions that can be given are to upgrading the quality of the system with periodic repair, and then for every systems upgrade involving representation of every units, and the enactment of 24-hours shift for IT team. Keywords: Evaluation, SIMRS, HOT-fit

Kata Kunci : Evaluation, SIMRS, HOT-fit

  1. D3-2018-386413-abstract.pdf  
  2. D3-2018-386413-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-386413-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-386413-title.pdf