ANALISIS HUBUNGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DEGRADASI LINGKUNGAN DI ASEAN-8 TAHUN 2001-2016
PUTRI ASRINA, Amirullah Setya Hardi, Cand.Oecon., Ph.D.
2018 | Tesis | MAGISTER SAINS ILMU EKONOMIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan di negara ASEAN-8 yang terdiri dari Indonesia, malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam dan Kamboja periode 2001-2016. Penelitian ini menggunakan analisis Two Stage Least Square (TSLS), dengan menggunakan dua variabel endogen yakni pertumbuhan ekonomi dan jumlah emisi CO2. Variabel pertumbuhan ekonomi diproksikan dengan PDB per kapita. Adapun variabel independen yang digunakan adalah penanaman modal asing, pengembangan sektor keuangan, keterbukaan ekonomi, pengeluaran pemerintah, pengeluaran konsumsi rumah tangga, jumlah penduduk, kepadatan penduduk perkotaan dan konsumsi energi. Hasil analisis yang diperoleh adalah tidak terbukti adanya keberadaan Environmental Kuznets Curve di ASEAN-8 untuk periode penelitian tahun 2001-2016, karena berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan jumlah emisi CO2 berbentuk pola huruf U untuk analisis kuadratik, dan adanya hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan jumlah emisi CO2 berbentuk polah huruf N terbalik untuk analisis kubik. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa besaran jumlah emisi CO2, penanaman modal asing, perkembangan sektor keuangan, keterbukaan perdagangan, pengeluaran pemerintah dan pengeluaran konsumsi rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap PDB per kapita di ASEAN-8 periode 2001-2016. Disisi lain besaran PDB per kapita, financial development, keterbukaan perdagangan, jumlah penduduk, kepadatan penduduk perkotaan dan jumlah konsumsi energi juga berpengaruh signifikan terhadap jumlah emisi CO2 di ASEAN-8 periode 2001-2016. Kata kunci: Environmental Kuznets Curve, pertumbuhan ekonomi, jumlah emisi CO2, TSLS.
This study aims to analyze the relationship between economic growth and environmental degradation in ASEAN-8 countries consisting of Indonesia, Malaysia, Singapore, Philippines, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam and Cambodia in 2001-2016. This study uses Two Stage Least Square (TSLS) analysis, using two endogenous variables ie economic growth and total CO2 emissions. Economic growth variables are proxied with GDP per capita. The independent variables used are foreign investment, financial sector development, economic openness, government spending, household consumption expenditure, population, urban population density, and energy consumption. The result of analysis obtained is not proven existence of Environmental Kuznets Curve in ASEAN-8 for period of research year 2001-2016, because based on result of research found that relation between economic growth and amount of CO2 emission shaped letter letter U for quadratic analysis, and existence of relation between economic growth and the amount of CO2 emissions in the shape of an inverted N letter for cubic analysis. In addition, the study also found that the amount of CO2 emissions, foreign direct investment, financial development, trade openness, government spending and household consumption expenditure significantly affected GDP per capita in the ASEAN-8 period 2001-2016. On the other side of GDP per capita, financial development, trade openness, population, urban population density and total energy consumption also have the significant effect on CO2 emission amount in the ASEAN-8 period 2001-2016. Keywords: Environmental Kuznets Curve, economic growth, total CO2 emissions, TSLS.
Kata Kunci : Environmental Kuznets Curve, pertumbuhan ekonomi, jumlah emisi CO2, TSLS.