Laporkan Masalah

PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DAN KAPITASI PUSKESMAS DI KABUPATEN GOWA TAHUN 2015 DAN 2016

HARDIMAN, Dr. drg. Yulita Hendrartini, M.Kes, AAK.; Dr. dr. Dwi Handono Sulistyo, M.Kes

2018 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar belakang : Aspek pembiayaaan memainkan peranan penting dalam fungsi sistem kesehatan. Alokasi dana Bantuan Operasional kesehatan (BOK) dan kapitasi puskesmas di Kabupaten Gowa thun 2016 mengalami peningkatan. Dana BOK meningkat sebesar 133,6%, sedangkan dana kapitasi puskesmas meningkat sebesar 43,9%. Peningkatan alokasi anggaran kesehatan diharapkan menjadi salah satu input yang dapat memperbaiki kinerja pelayanan kesehatan, melalui pengelolaan dana yang tepat sasaran dan penyerapan anggaran yang baik. Tujuan : Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengelolaan dana BOK dan Kapitasi puskesmas di Kabupaten Gowa tahun 2015 dan 2016. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Informan yang dipilih adalah stakeholder yang memahami pengelolaan dana BOK dan kapitasi di puskesmas. Hasil : Perencanaan puskesmas disusun secara terpadu dan bottom up oleh pengelola program di puskesmas. Keterbatasan SDM di puskesmas menyebabkan beberapa usulan kegiatan puskesmas tidak melalui proses analisis masalah dan hanya mengulangi kegiatan pada tahun sebelumnya. Dana BOK dan kapitasi dimanfaatakan dengan merujuk pada regulasi yang mengatur tentang pemanfaatan dana tersebut. Dana BOK banyak digunakan untuk membiayai transport kegiatan luar gedung, sedangkan dana kapitasi banyak digunakan untuk membayar jasa pelayanan dengan dengan proporasi yang meningkat dari 70% menjadi 75% dari alokasi dana kapitasi yang diterima. Keterlambatan pencairan dana puskesmas menyebabkan beberapa kegiatan yang telah direncanakan menjadi tertunda pelaksanaannya. Penyerapan dana BOK menunjukkan adanya peningkatan diakhir tahun. Kesimpulan : Pengelolaan dana BOK dan kapitasi puskesmas belum dilakukan secara optimal, dengan perencanaan dan penganggaran yang belum berdasarkan analisis masalah yang ada serta tingginya penyerapan dana diakhir tahun, sehingga perlu ditingkatkan melalui peningkatan kemampuan SDM puskesmas, peningkatan peran dinas kesehatan dalam membantu puskesmas mengelola dana yang ada serta mempercepat pencairan dana untuk menghindari tertundanya pelaksanaan kegiatan di puskesmas.

Background: The financing aspect plays an important role in the functioning of health system. Funds allocation for Health Operational Assistance (BOK) and Capitation in Public Health center (PHC) of Gowa Regency in 2016 has increased. BOK funds increased by 133.6%, while the capitation fund of PHC increased by 43.9%. Increasing health budget allocation should be an input to improve the health services performance, through proper funds targeting and good budget absorption. Objective: The study aims to analyze management of BOK and Capitation funds in PHC of Gowa regency in 2015 and 2016. Methods: The type of study was descriptive. Study design was case study with quantitative and qualitative approaches. The selected informants are stakeholders who understand the management of BOK funds and capitation at PHC. Results: Organizing of PHCs planning was integrated and bottom-up by program managers. Limitation of human resources in PHC led to some suggestions for PHCs activity did not go through problem analysis process and only repeat the activity from previous year. BOK and capitation funds are benefited by referring to regulation governing the funds utilization. BOK funds are widely used to outdoor transport activities, while capitation funds are heavily used to pay for services with increased proportion from 70% to 75% of the capitation funds allocated. The delay in disbursement of PHCs funds resulted several planned activities are delayed . The absorption of BOK funds showed an increasing at the end of year. Conclusion: The management of BOK funds and the capitation of PHC has not been done optimally. Planning and budgeting not yet based on the existing problem analysis and the high absorption of funds at the end of the year, so it needs to be improved through the improvement of the human resources capacity, increasing the role of the health service in helping the PHC to manage the fund, accelerate the disbursement of funds to avoid delayed implementation of activities at the PHC.

Kata Kunci : Pengelolaan dana, BOK, Kapitasi, Penyerapan dana, Fund Management, BOK, Capitation Fund, Fund Absorption.

  1. S2-2018-390298-abstract.pdf  
  2. S2-2018-390298-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-390298-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-390298-title.pdf