Laporkan Masalah

KAPASITAS KELEMBAGAAN PANGLIMA LAOT DALAM PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN ASURANSI BAGI NELAYAN (Studi Kasus Pada Nelayan Buruh Kapal di Wilayah Perikanan Lampulo Banda Aceh)

MARINI KRISTINA S, Drs. Hendrie Adji Kusworo, M. Sc., Ph.D

2018 | Tesis | MAGISTER PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Pelaksanaan asuransi yang melibatkan langsung peran serta panglima laot selaku intitusi lokal pada masyarakat nelayan di Gampong Lampulo Aceh merupakan suatu model pembagunan baru dalam upaya mewujudkan kesejahteraan nelayan. Keberadaanya merupakan energi sosial yang diharapkan dapat mendorong kesadaran nelayan untuk berpartisipasi aktif dalam penyelanggaran Bantuan Program Asuransi Nelayan (BPAN) maupun Program Asuransi Mandiri Terpadu (SIMANTEP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana kapasitas kelembagaan panglima laot dalam pelaksanaan penyaluran asuransi jiwa di Gampong Lampulo serta untuk menjelaskan pula bagaimana relasi kerjasama kelembagaan Panglima Laot yang dilakukan antara stakeholder dari Dinas Kelautan Provinsi, Dinas Kelautan Kabupaten Kota, dan Jasindo dalam Pelaksanaan Program Asuransi melalui pendekatan Institusi Individual Opputunity Nexus (IION) terkait formasi, fungsi, serta tujuan dari sebuah institusi. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan focus group discussion (FGD). Temuan yang didapat adalah pelaksanaan program asuransi BPAN maupun SIMANTEP di Lampulo belum berjalan maksimal. Adanya kapasitas aktor yang melemah menyebabkan pergeseran tujuan dan motivasi yang telah dibangun sejak awal, yaitu sejak kelembagaan panglima laot ditugaskan sebagai aktor utama ditingkat nelayan yang mengurusi persoalan asuransi mulai dari sosialisasi hingga pendaftaran nelayan. Pergeseran motivasi dan tujuan dinilai pula ada hubungannya dengan kepentingan aktor di dalam kelembagaan panglima laot yang juga merupakan nelayan pemilik kapal di Lampulo. Pada saat pelaksanaan di Lampulo aktor dibantu oleh petugas operator dari Dinas Kelautan Kabupaten/ Kota, namun aksi tersebut sampai saat ini belum dapat meningkatkan jumlah partisipasi nelayan dalam program bantuan asuransi bagi nelayan di Lampulo yang terkategori sangat rendah. Mengacu pada model IION, posisi dari kelembagaan panglima laot dalam model Institutional Entrepeneurial Task pada pelaksanaan program asuransi bagi nelayan di Lampulo ditempatkan pada Kuadran II. Posisi tersebut mengintepretasikan kelembagaan panglima laot merupakan kelembagaan yang telah ditentukan formasi dan fungsinya, namun pada pelaksanaan asuransi yang dinilai belum berjalan dengan baik, aktor dalam kapasitas keagensiannya perlu melakukan modifikasi atau ide inovasi yang mengarah pada perubahan pelaksanaan asuransi. Modal sosial yang ditemukan seperti adanya nilai-nilai kolektivitas yang mulai runtuh, merupakan energi sosial yang dapat dikuatkan kembali melalui oleh aktor panglima laot melalui kapasitasnya melakukan social bonding, sehingga pelaksanaan asuransi berbasis kebutuhan nelayan sesuai dengan apa yang diharapkan nelayan dapat terlaksana.

Implementation of insurance involving the direct participation of local institution as Commander laot or Panglima Laot (in terms of the local Acehness) on fishing communities in Gampong Lampulo in Aceh is a new model of its construction in an attempt to realize the welfare of fishermen. His presence is a social energy is expected to encourage the awareness of fishermen to participate actively in the penyelanggaran Help the fishing Insurance Program (BPAN) or a standalone Integrated Insurance Program (SIMANTEP). This research aims to find out and analyze how the institutional capacity in the implementation of channeling Panglima Laot life insurance in Gampong Lampulo and to explain also how institutional cooperation relationship the Panglima Laot conducted between stakeholders from the provincial Marine Department, Marine Department, City and County Jasindo Insurance Programs in the implementation through Individual Institution approach (IION) Nexus Opputunity related formation, function, and purpose of a institution. Research carried out qualitative case study approach. Data collection was done through observation, in-depth interviews, and focus group discussion (FGD). The findings obtained insurance program is the implementation of BPAN and SIMANTEP in Lampulo are not yet running. The existence of the capacity of the actors who were weakened causing shifting goals and motivations that have built up since the start of institutional of panglima laot was assigned as the lead actor of fishermen with the present insurance issues ranging from socialization until the registration of fishermen. The shifting motivations and goals assessed also has to do with the interests of the actors in the institutional panglima laot who is also the owner of a fishing boat in Lampulo. At the time of implementation in Lampulo actor assisted by officers of the Marine Department operators from Districts/cities, but such actions to date have not been able to increase the amount of participation of fishers in aid insurance for fishermen at the Lampulo fashion is very low. Refers to the model of institutional position in IION concept, panglima laot in model Institutional Entrepeneurial Task on the implementation of an insurance program for fishermen in Lampulo placed in Quadrant II. The position to interpret institutional panglima laot is predetermined institutional formation and its function, but on the implementation of the insurance rated yet go well, actors in the capacity of agencies need to do modification or the idea of innovation that leads to changes in the implementation of the insurance. Social capital found values such as existence of kolektivitas which began to collapse, it is the social energy that can be strengthened through by actor panglima laot through capacity in conducting social bonding, so that implementation of the insurance needs-based fishermen in accordance with what is expected of fishermen can be implemented.

Kata Kunci : Institutional Capacity, Panglima Laot, Execution Insurance Program

  1. S2-2016-404185-abstract.pdf  
  2. S2-2016-404185-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-404185-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-404185-title.pdf