MOTIVASI ADVOKASI PROGRAM PELIBATAN LAKI-LAKI OLEH RIFKA ANNISA WOMEN CRISIS CENTRE (RAWCC): STUDI KASUS PROGRAM MENCARE+
S SARASWATHI, Dr. Diah Kusumaningrum
2018 | Tesis | MAGISTER ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALTesis ini bertujuan untuk menganalisa motivasi advokasi program pelibatan laki-laki MenCare+ oleh Rifka Annisa Women Crisis Centre kepada Pemerintah Yogyakarta. Untuk menganalisa motivasi ini, penulis menggunakan perspektif feminisme liberal kontemporer dan maskulinitas menurut kacamata feminisme. Hal ini karena dalam menjelaskan program pelibatan laki-laki ini RAWCC memiliki kesamaan dengan cara pandang feminisme liberal kontemporer dalam menanggapi maskulinitas yang ada di masyarakat yang kemudian membantu penulis dalam analisa motivasi pengadvokasian program pelibatan laki-laki MenCare+. Sebelum adanya program MenCare+, RAWCC sendiri telah melakukan banyak kajian dan riset yang berhubungan dengan kekerasan terhadap permepuan yang dilakukan oleh laki-laki dan pelibatan laki-laki dalam penghapusan kekerasan terhadap perempuan. RAWCC menemukan bahwa maskulinitas memiliki peran yang besar dalam rantai kekerasan yang selama ini terjadi. Oleh sebabitulah RAWCC ingin mentransformasikan nilai-nilai maskulinitas baru dengan membawa nilai feminisme yang menjunjung kesetaraan dan keadilan gender di masyarakat. Dalam usahanya ini RAWCC melakukan intervensi nilai-nilai maskulinitas baru ke 4 lapisan yaitu individu, keluarga, pemuka agama, dan juga institusi negara.
This thesis aims to analyze motivation of men engagement program's advocacy by rifka annisa women crisis centre (RAWCC) to Government of Yogyakarta. To analyze this motivation, the author uses the perspective of contemporary liberal feminism and masculinity according to feminism goggles. This is because in explaining this male involvement program RAWCC has in common with the perspective of contemporary liberal feminism in response to the masculinity present in the community which then helps the authors in the motivational analysis the advocacy MenCare+ men engagement program. Prior to the MenCare+ program, the RAWCC itself has undertaken numerous studies and research related to male sexual violence and male involvement in the elimination of violence against women. RAWCC found that masculinity has a big role in the chain of violence that has been going on. It is by some means that the RAWCC wants to transform the values of new masculinity by bringing feminist values that uphold gender equality and justice in society. In this effort RAWCC intervene the values of new masculinity to the four layers of individuals, families, religious leaders, and also state institutions.
Kata Kunci : Pelibatan Laki-Laki, Feminisme Liberal Kontemporer, Maskulinitas, Rifka Annisa Women Crisis Centre, MenCare+