KEBIJAKAN PERUBAHAN POLA TARIF RAWAT INAP BERDASARKAN UNIT COST DI RSUD Dr. H. Moch. ANSARI SALEH BANJARMASIN
Anis Suroyo, Drs. Agastya, MBA., MPM; M. Arifa’i, SE., MM
2010 | Tesis | S2 Kesehatan MasyarakatLatar belakang : RSUD Dr. H. Moch. Ansari saleh adalah rumah sakit type B Non Pendidikan sebagai pusat rujukan untuk Kota Banjaramasin, Kabupaten Batola dan sekitarnya. Saat ini tarif rawat inap RSUD DR. H. Moch. Ansari Banjarmasin yang digunakan tidak dihitung berdasarkan unit cost. RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh sedang melakukan penghitungan unit cost dalam rangka perubahan pola tarif di Tahun 2010. Tarif rawat inap yang akan dirubah dihitung berdasarkan unit cost dengan metode double distribution. Sebagai pembandingnya perlu dilakukan penelitian mengenai ATP/WTP pasien/masyarakat, stakeholders internal,eksternal dan tarif rumah sakit pesaing. Tujuan : menetapkan kebijakan pola tarif rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dengan berdasarkan unit cost, ATP/WTP pasien/masyarakat , stakeholders internal, eksternal dan tarif rawat inap rumah sakit pesaing. Metode Penelitian : menggunakan analisa data studi kasus tunggal terjalin, dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan subyek penelitian pasien rawat inap, stakesholders internal dan eksternal Hasil Penelitian : Usulan Pola tarif rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin dengan berdasarkan unit cost, ATP/WTP pasien/masyarakat , stakeholders internal, eksternal dan tarif rawat inap rumah sakit pesaing dapat dinaikan dengan sisertai meningkatnya mutu pelayanan. Kesimpulan : Rata-rata ATP untuk semua layanan rawat inap masih terjangkau, sedangkan WTP hanya kelas perawatan VIP yaitu 53,1 %. Karyawan dapat menerima rencana kebijakan pola tarif rawat inap dengan syarat disertai meningkatnya mutu pelayanan. Pola tarif yang direncanakan cukup kompetitif dibandingkan pesaing, tarif yang berlaku saat ini masih lebih murah dan lebih terjangkau.
Background: Dr. H. Moch Ansari Saleh Hospital is a Type B non Teaching Hospital that serves as a referral center of Banjarmasin Municipality, District of Batola and the nearby areas. Currently inpatient cost of the hospital is not based on unit cost. The hospital is calculating the unit cost in efforts to change tariff pattern in 2010. Inpatient cost will be calculated according to the unit cost using double distribution method. As a comparison it is necessary to study ability to pay/willingness to pay (ATP/WTP) of patients/community, internal/external stakeholders, and tariff of competitor hospitals. Objective: To decide policy on inpatient tariff pattern at Dr. H. Moch Ansari Saleh Hospital according to the unit cost, ATP/WTP of patients/community, internal/external stakeholders and inpatient tariff of competitor hospitals. Method: This was a single case study that used quantitative and qualitative method. Subject of the study were inpatients and external/internal stakeholders. Result: Inpatient tariff pattern proposition at Dr. H. Moch Ansari Saleh Hospital Banjarmasin based on unit cost, ATP/WTP of patients/community, internal/external stakeholders and inpatient tariff of competitor hospitals could be increased on condition that it was followed by better service quality. Conclusion: Average ATP for inpatient service was affordable; whereas WTP was only for VIP service, i.e. 51.3%. Staff could accept inpatient tariff pattern policy plan that was followed by improved quality of service. Tariff pattern proposed was more competitive than tariff of the competitors; the present tariff was cheaper and more affordable.
Kata Kunci : Penetapan pola tarif, ATP/WTP, persepsi unit cost, dan tarif rumah sakit pesaing.