COMMUNITY EMPOWERMENT PROGRAM AS A MEDIA TO DEVELOP WUKIRSARI TOURISM VILLAGE
AYULINA WARDANI R, Wahyu Kartika Wienanda, M.Pd
2018 | Tugas Akhir | D3 BAHASA INGGRIS SVTugas akhir ini bertujuan untuk menjelaskan tentang program pemberdayaan masyarakat yang diberikan oleh Pokdarwis Wukirsari kepada masyarakat sekitar untuk mengembangkan Desa Wisata Wukirsari. Tidak hanya itu, tugas akhir ini juga mengulas tentang peran Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dalam proses pendampingan terhadap Desa Wisata Wukirsari selama melakukan program pemberdayaan masyarakat. Studi kasus ini menggunakan beberapa metode pengumpulan data, yaitu pengamatan langsung dan studi pustaka. Pengamatan langsung yang dilakukan dalam mengumpulkan data dilakukan melalui program magang di Dinas Pariwisata DIY, yaitu dengan cara observasi, penempatan di bidang yang sesuai dengan judul topik dan melakukan wawancara pribadi dengan salah satu staff Dinas Pariwisata DIY dan beberapa anggota Pokdarwis Wukirsari. Tugas akhir ini juga menggunakan metode studi pustaka dari sumber-sumber terkait seperti buku, jurnal dan sumber internet lainnya yang sesuai dengan isi topik. Menurut hasil proses pengamatan langsung dan wawancara dengan beberapa sumber yang ahli di bidang pemberdayaan masyarakat desa wisata dijelaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat merupakan tahapan awal dari proses pengembangan pariwisata khususnya di bidang desa wisata. Program pemberdayaan yang diberikan oleh ketiga stakeholders pariwisata dalam pembahasan studi kasus ini sangatlah bervariasi namun ketiganya sama-sama memiliki satu tujuan yaitu agar masyarakat desa wisata menjadi sadar wisata dengan berpedoman pada ketujuh unsur SAPTA PESONA. Keberhasilan dari program-program pemberdayaan masyarakat Desa Wisata Wukirsari dibuktikan dengan peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Wukirsari dari tahun 2014 dengan jumlah wisatawan 7418 hingga mencapai 230.234 pada tahun 2017. Selain itu juga, keberhasilan program pemberdayaan masyarakat juga dibuktikan dengan adanya penambahan infrastruktur pedesaan dan beberapa penghargaan perlombaan yang diraih oleh Desa Wisata Wukirsari pada tahun 2016.
This study aims to explain about community empowerment program given by Pokdarwis Wukirsari to local community to develop Wukirsari Tourism Village. Not only that, this study also wants to give a review about the role of Tourism Office of Bantul Regency and Yogyakarta Tourism Office in guiding Pokdarwis Wukirsari during community empowerment program. This study uses several methods in collecting data, they are direct observation and library study. The direct observation that was conducted in collecting data has been done through an internship program for about 2,5 month at Yogyakarta Tourism Office, by observing direct placement in the field corresponding to the title of the topic and conducting personal interview with one of the Staff of Yogyakarta Tourism Office and some members of Pokdarwis Wukirsari. This paper also quoted and paraphrased statements from related sources such as books, journals, articles and other internet resources in accordance with the contents of the topic. The result of direct observation and interviews with some interviewees who are experts in community empowerment program explained that community empowerment is the initial stage of the process of tourism development, especially in the field of tourism village. Some kinds of community empowerment program provided by those three tourism stakeholders are varied but they have same goals to change the community become tourism-conscious community by having SAPTA PESONA as they guidelines. The success indicator after conducting the programs are indicated by the increasing number of visitors in the year of 2014 whose numbers are 7418 until in the year of 2017 reached the number of 230.234 visitors. Other than that, the success indicator of community empowerment program showed by the expanding infrastructures in Wukirsari Tourism Village and some achievements reached by Wukirsari Tourism Village and Pokdarwis Wukirsari in the year of 2016.
Kata Kunci : Keywords : Community Empowerment, DISPAR DIY, Wukirsari Tourism Village