Pengaruh Ukuran Partikel Pada Lapisan Core dan Kadar Semen Terhadap Sifat-Sifat Papan Semen Limbah Serutan Bambu Petung (Dendrocalamus sp.
Ikrar Syaid Krisnamutra, T.A. Prayitno
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANINTISARI Limbah industri bambu dapat berupa serbuk gergaji, pasahan, serutan dan potongan-potongan kecil. Industri dengan bahan baku bambu tidak dapat memanfaatkan bambu secara 100%, hal ini disebabkan bentuk bambu yang silindris dan berongga pada bagian tengah sehingga menghasilkan limbah dalam proses produksi. Besarnya limbah dari industri bambu dapat mencapai 14,6-33,5%. Limbah yang cukup besar tersebut saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah tersebut biasanya digunakan sebagai bahan bakar boiler atau hanya dibuang saja. Salah satu alternatif dalam pemanfaatan limbah bambu ini adalah digunakan sebagai bahan papan tiruan, yaitu papan semen. Penelitian pembuatan papan semen limbah serutan bambu petung dengan variasi ukuran partikel pada lapisan core dan kadar semen merupakan usaha untuk mengetahui kualitas dan inovasi pemanfaatan limbah dan untuk mengetahui sifat-sifat papan yang dihasilkan. Penelitian yang dilakukan menggunakan bahan dari limbah serutan bambu petung, perekat semen Portland pozzolan dengan merk dagang Holcim dan CaCl2 sebagai katalisatornya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah acak lengkap dengan 2 faktor, yaitu faktor: perbandingan kadar semen dan partikel kering angin (P1= 2:1, P2= 3:1, dan P3= 4:1) dan faktor ukuran partikel pada lapisan core (K1= partikel lolos 1 cm tertahan 0,5 cm dan K2= partikel tertahan 1 cm). Hasil analisis varian pada setiap parameter yang berpengaruh sangat nyata kemudian dilakukan uji HSD. Parameter yang diuji pada penelitian ini adalah kadar air, kerapatan, penyerapan air, pengembangan tebal, pengurangan tebal akibat tekanan 3 kg/cm2, modulus patah dan modulus elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara faktor ukuran partikel pada lapisan core dan kadar semen tidak menunjukkan pengaruh pada semua parameter yang diuji. Kadar semen berpengaruh sangat nyata pada sifat kadar air, penyerapan air, MoR. Kadar semen berpengaruh nyata pada sifat MoE. Makin tinggi kadar semen (dari perbandingan semen dan partikel 2:1 ke 4:1) makin rendah nilai kadar air (9,234% - 7,406%) dan persen penyerapan air (37,05% - 31,27%), serta makin tinggi kekuatan modulus patah (38,48 – 50,62 kg/cm2) dan modulus elastisitasnya (13.965 - 25.865 kg/cm2). Faktor ukuran partikel pada lapisan core berpengaruh nyata terhadap sifat kadar air. Semakin kecil ukuran partikel lapisan core (K2 – K1) makin kecil nilai kadar air papan semen (8,505% - 8,175%).
ABSTRACT Industrial waste can be either bamboo sawdust, shavings, excelsior and small pieces. Industry with bamboo raw materials can not 100% utilize bamboo, this is due to the form of a cylindrical and hollow bamboo in the center, so it produce waste in the production process. The amount of industrial waste bamboo can reach 14.6 to 33.5%. Substantial waste is currently not used optimally. The waste is usually used as boiler fuel or simply thrown away. One of the alternative in the utilization of bamboo waste is used as a mock board, the cement board. Study of waste cement board manufacturing bamboo petung shavings with variations in particle size of the layer core and cement ratios is an attempt to know the quality and innovation of waste utilization and to know the properties of the resulting board. Research that conducted using waste materials from bamboo petung shavings, Portland pozzolan cement adhesive with Holcim trademarks and CaCl2 as a catalyst. The study design that used is completely randomized with two factors, they are: comparison cement ratios and air dried particles (P1 = 2:1, 3:1 = P2, and P3 = 4:1) and particle size factor on the core layer (K1 = 1 cm away particles suspended K2 = 0.5 cm and 1 cm suspended particles). The results of analysis of variance on each parameter are significantly effect then HSD test was performed. Parameters tested in this study were moisture content, density, water absorption, thickness swelling, thickness reduction caused 3 kg/cm2 surface pressure, modulus of rapture and modulus elasticity. The results showed the interaction between the factors of particle size on the core layer and the ratio showed no effect on all parameters tested. Cement ratio is significantly effect on the moisture content properties, water absorbtion, MoR. Cement ratio is real effect on the MOE properties. The higher ratio of cement (from comparison of cement and particles 2:1 ratio to 4:1) the lower value of moisture content (9.234% - 7.406%) and percent water absorption (37.05% - 31.27%), as well as the higher strength of fracture modulus (38.48 to 50.62 kg/cm2) and modulus of elasticity (13965-25865 kg/cm2). Factor of particle size on the core layer real effect to the properties of moisture content. The smaller particle size of the core layer (K2 - K1) the smaller value of the moisture content of cement board (8.505% - 8.175%).
Kata Kunci : papan semen, limbah serutan bambu, ukuran partikel pada lapisan core dan kadar semen.