Pengorganisasian Personal Pada Pengelolan Hutan Rakyat Lestari di Kabupaten Gunung Kidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Muhammad Yanuar Rohadiyono, Djoko Suharno Radite : Wahyu Tri Widayanti
2012 | Skripsi | S1 KEHUTANANTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tata kelola organisasi Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) dan mengetahui tata kelola Koperasi Wana Manunggal Lestari (KWML) dalam rangka dukungan terhadap KTHR pada sertifikasi hutan rakyat di Kabupaten Gunung Kidul. Penelitian ini dilakukan di 3 desa yaitu Desa Dengok, Desa Girisekar,dan Desa Kedungkeris Kabupaten Gunung Kidul. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan. Setelah semua informasi terkumpul dan terorganisir kemudian di buat suatu uraian terperinci tentang tata kelola organisasi yang dilakukan oleh KTHR bersama KWML dalam konteks sertifikasi pengelolaan hutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa tata kelola hutan rakyat dilakukan secara kolektif dengan membentuk kelompok tani hutan rakyat (KTHR) di tingkat dusun sebagai unit kelembagaan. Kelompok tani hutan tersebut tergabung dalam paguyuban pengelola hutan rakyat (PPHR) di tingkat desa sebagai unit kelestarian. Unit bisnis adalah KWML yang merupakan gabungan dari PPHR. Penguatan kelembagaan PPHR dan KTHR difasilitasi oleh Arupa, SHOREA, dan Pusat Kajian Hutan Rakyat (PKHR) UGM untuk dukungan teknis pengelolaan hutan rakyat melalui pelatihan. Departemenisasi dalam KWML dilakukan berdasarkan fungsi. Pengurus KWML merupakan perwakilan dari PPHR yang terpilih dalam rapat anggota.
The purpose of this study was to determine the organization's governance Forest Farmers Group (KTHR) and learn Koperasi Wana Manunggal Lestari (KWML) governance in order to support KTHR on forest certification in the District of Gunung Kidul. The research was conducted in 3 villages namely Dengok village, Girisekar Village, and Kedungkeris Village. Data is collected through depth interviews with informants. Once all the information collected and organized and then made a detailed description about governance the organization that carried out by KTHR with KWML in the context of forest management certification. Based on the research result can be seen that forest governance carried out collectively by forming a forest farmer groups (KTHR) at the village level as the institutional unit. Farmer groups are members of community forest management of community forests (PPHR) at the village as a conservation unit. KWML a business unit is a combination of PPHR. Institutional strengthening on KTHR and PPHR facilitated by Arupa, Shorea, and Forestry Research Center (PKHR) UGM for technical support forest management through training. DepartemenisasiinKWMLconductedby function. KWML board is representative of PPHR elected at a meeting of members.
Kata Kunci : Hutan Rakyat, Sertifikasi, Pengorganisasian, KTHR, KWML