PENENTUAN MARGIN KEUNTUNGAN PROYEK BIRO PERJALANAN WISATA DI INDONESIA
G. NUGROHO IMAN SANTOSO, Budi Hartono, ST., MPM., Ph.D.
2018 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIPersaingan antar biro perjalanan wisata semakin kompetitif. Pelaksanaan proyek perjalanan wisata dimulai dengan adanya proses tender, pemenang tender ditentukan berdasar penawar harga terendah dari paket perjalanan wisata. Penentuan harga paket akan memunculkan tradeoff bagi biro perjalanan antara memenangkan tender dan resiko kerugian pelaksanaan. Harga paket ditentukan dengan margin keuntungan. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang berpengaruh dalam penentuan margin keuntungan proyek perjalanan wisata. Penelitian bersifat eksperimen dengan melibatkan 16 responden berpengalaman dari biro perjalanan wisata. Pengembangan instrumen penelitian dilakukan berdasarkan desain eksperimen menggunakan metode full-factorial dengan tiga faktor dan dua level. Tiga faktor yaitu rute perjalanan (X1), jenis rombongan (X2), dan jumlah peserta (X3). Instrumen divalidasi dengan menggunakan qualitative pilot study. Instrumen penelitian berupa kuesioner kemudian disebarkan secara langsung untuk pengambilan data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode repeated measures ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi penentuan margin keuntungan adalah 1) rute perjalanan (X1), 2) jumlah peserta (X3), 3) interaksi antara rute perjalanan dan jumlah peserta (X1X3), 4) interaksi antara jenis rombongan dan jumlah peserta (X2X3). Hasil penelitian dapat dijadikan acuan dalam menentukan margin keuntungan yang ditunjukkan dengan persamaan matematis Y=8,325 +1,623X1 -1,418X3 -0,754X1X3 -0,686X2X3.
Competition between travel agent getting more competitive. The execution of travel project started with a bidding process which the winner is determined by the lowest price offered. The pricing process of the project will bring tradeoff between winning the bidding and risk of loss. The package's price is determined by profit margin. This research will study the factors that affect profit margin determination in travel project. This experimental research with 16 experienced respondents from travel agency. Research instrument development was built based on Design of Experiment (DoE) using full-factorial method with three factors and two levels for each factor. Those factors are travel route (X1), type of the group (X2) and number of participants (X3). The instrument then validated using qualitative pilot study. Research instruments in the form of questionairres then delivered to the respondents directly. The collected data was analyzed using repeated measures ANOVA. The result shows that the variables affecting profit margin determination are 1) travel route (X1); 2) number of participants (X3), 3) interaction between travel route and number of participants (X1X3), 4) interaction between type of the group and number of participants (X2X3). This result could be the guideline in profit margin determination which is shown in the equation Y=8,325 +1,623X1 -1,418X3 -0,754X1X3 -0,686X2X3.
Kata Kunci : biro perjalanan wisata, tender, margin keuntungan, proyek, desain eksperimen, full-factorial, repeated measures ANOVA