Laporkan Masalah

Evaluasi Dampak Implementasi PNPM-Mandiri Perdesaan Terhadap Tingkat Kemiskinan Pedesaan Di Indonesia

RUSMAN, Eny Sulistyaningrum, M.A.,Ph.D.

2018 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Abstrak Sebagai negara yang ikut berkomitmen dalam mendukung pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) di Indonesia, telah ditegaskan dalam tujuan pembangunan pada poin pertamanya adalah menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, pemerintah Indonesia terus berupaya mendesain berbagai bentuk kebijakan untuk menekan angka kemiskinan. Pada awal kuartal kedua tahun 2007, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI) meluncurkan satu program yang dikenal dengan nama Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri-Perdesaan). Program tersebut, dimaksudkan untuk mendorong partisipasi masyarakat melalui serangkaian program pemberdayaan, dukungan pembiayaan kegiatan dan peningkatan kapasitas kelembagaan masyarakat desa di Indonesia. Sejak tahun 2007, implementasi PNPM Mandiri Perdesaan dimulai hingga tahun 2013 ketika program sudah berakhir, telah banyak capaian-capaian pembangunan nasional yang bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat, khususnya masyarakat yang ada pada wilayah perdesaan di Indonesia. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak implementasi PNPM-Mandiri Perdesaan terhadap tingkat kemiskinan di wilayah pedesaan Indonesia. Data yang digunakan adalah data time series bersumber dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5 tahun 2104. Penelitian ini menggunakan metode estimasi Propensity Score Matching (PSM), untuk mengestimasi dampak treatment pada kelompok desa yang menerima program. Hasil penelitian menunjukan bahwa PNPM-Mandiri Perdesaan secara signifikan mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 7,35 persen. Hasil studi memberikan suatu penegasan tentang semakin perlunya peran pemerintah dalam merancang strategi dan program pengentasan kemiskinan, khususnya dengan desain dan model program berbasis pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: PNPM-Mandiri Perdesaan, Tingkat Kemiskinan, PSM.

Abstract As a committed country in supporting the achievement of the Millennium Development Goals (MDGs) in Indonesia, it has been affirmed in the development goal which is the objectives of development at the first point are to alleviate poverty and hunger, Indonesian government continues to design policies to reduce poverty rate. At the beginning of the second quarter of 2007, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (BAPPENAS-RI) launched a program known as Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri-Perdesaan). The program, intended to encourage community participation through a series of empowerment programs, financial support activities and capacity building to village communities in Indonesia. Since 2007, the implementation of PNPM Mandiri Perdesaan started, until 2013 when the program was ended, there have been many achievements of national development that can be utilized by various society, especially the society whose life in rural areas in Indonesia. The aim of this study is focus to evaluate the impact of PNPM-Mandiri Perdesaan implementation on the level of poverty in rural areas. The data used is time series data sourced from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) wave 5 2104. This research uses Propensity Score Matching (PSM) estimation method, to estimate the impact of treatment on the village group that received the program. The results showed that PNPM-Mandiri Perdesaan was significantly able to reduce the poverty rate by 7.35 percent. The study results provide an affirmation about how importance to increase the government role in designing poverty alleviation strategies and programs, in particular with the design and model which based on community empowerment programs. Keywords: PNPM-Mandiri Perdesaan, Poverty Level, PSM.

Kata Kunci : PNPM-Mandiri Perdesaan, Tingkat Kemiskinan, PSM.

  1. S2-2018-407001-abstract.pdf  
  2. S2-2018-407001-bibliography.pdf  
  3. S2-2018-407001-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2018-407001-Title.pdf