Analisis Pengaruh Gender Gap Modal Insani Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
AGUSTINA SUCI F, Dr. Evita Hanie Pangaribowo, M.IDEC
2018 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanKesetaraan gender merupakan salah satu isu pembangunan dan menjadi agenda dalam SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesenjangan gender dan menganalisis pengaruh kesenjangan gender dalam hal pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel tahunan dari 33 provinsi di Indonesia dari tahun 2006-2015. Metode analisis menggunakan regresi data panel fixed effect dengan cross section weight karena adanya pelanggaran asumsi homoskedastisitas. Kesenjangan gender diukur menggunakan rasio antara perempuan dan laki-laki, di mana jika rasio mendekati angka 1, maka perempuan dan laki-laki semakin setara. Variabel pendidikan menggunakan rata-rata lama sekolah, variabel kesehatan diproksi melalui angka morbiditas, dan ketenagakerjaan diproksi melalui angka partisipasi angkatan kerja. Hasil menunjukkan kesenjangan gender dalam pendidikan dan ketenagakerjaan masih terjadi di Indonesia, sedangkan kesenjangan gender dalam kesehatan yang diproksi dengan morbiditas tidak menunjukkan adanya kesenjangan. Secara empiris, kesenjangan gender dalam pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Semakin setara perempuan terhadap laki-laki dalam pendidikan dan partisipasi kerja akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, rasio morbiditas yang mewakili kesenjangan gender dalam kesehatan memberikan pengaruh negatif bagi pertumbuhan. Implikasi kebijakan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah perluasan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan investasi kesehatan dengan intervensi gizi spesifik sedari dini, dan membuka kesempatan kerja serta pelatihan kerja yang fleksibel dalam hal pengaturan jam kerja bagi perempuan.
Gender equality is one of the development issues and becomes one the agendas in SDGs. The research aims to figure out the conditions of gender gap and analyze the effects of gender gaps in education, health, and employment on economic growth in Indonesia. This research employed annual panel data from 33 provinces in Indonesia during the period of 2006-2015. The methods applied were fixed effect panel regression with cross section weight method due to violations of homoscedasticity assumption. Gender gap were measured by female-over-male ratio which is if the ratio close to 1 then female and male would be more equal. The education variable was proxyed by mean years of schooling, the health variable was proxyed by the morbidity rate, and the employment variable was proxyed by the labor force participation rates. The findings showed that gender gaps in both education and employment still existed in Indonesia, while that in health measured by morbidity did not indicate any gap. Empirically, gender gaps in education, health and employment affected on economic growth. The more equal the women and men�s status in education and employment, the more increasing the economic growth. Meanwhile, morbidity rates representing gender gaps in health provided a negative effect on growth. Hence, expansions of educational access and improvements of educational qualities, health investments, and early nutritional interventions should be conducted. In addition, job opportunities and trainings, and flexible working hour regulations for women should be held and realized.
Kata Kunci : gap gender, pertumbuhan ekonomi, kesetaraan gender, data panel