PERANAN CINDERELLA COMPLEX TERHADAP INTENSI MENIKAH PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL
FAIZ CHOIRUN NISA, Budi Andayani, Dr., M.A.,Psikolog
2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIMasa dewasa awal merupakan masa transisi individu dari remaja menjadi dewasa. Pada masa ini individu mengalami berbagai masalah dan tantangan dalam hidupnya. Dalam keadaan sulit, perempuan masa dewasa awal cenderung melontarkan keinginannya untuk menikah. Fenomena tersebut menunjukkan ketergantungan perempuan terhadap laki-laki yang disebut oleh Dowling (1992) sebagai Cinderella Complex. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Cinderella Complex terhadap intensi menikah pada perempuan dewasa awal. Dengan menggunakan skala kecenderungan Cinderella Complex yang mengacu pada teori Dowling (1992) dan skala intensi menikah yang mengacu pada Theory Planned of Bevavior milik Ajzen (2005), 300 perempuan dewasa awal menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peranan positif Cinderella Complex terhadap intensi menikah pada perempuan dewasa awal dengan r=0,253 (p<0,001), yang artinya hipotesis penelitian diterima. Cinderella Complex memberi sumbangan efektif sebesar 6,4% terhadap intensi perempuan dewasa awal.
Emerging adulthood is individual transition period from adolescence to adulthood. In this period, individual experiences various problems and challenges in her life. In difficult circumstances, emerging adult women incline their desire to marriage in their early adulthood. Dowling (1992) calls the phenomenon of women dependence upon men as Cinderella Complex. This study aims to examine the contribution of Cinderella Complex to the marital intention of emerging adult women. By using the Cinderella Complex tendency scale that refers to Dowling’s theory (1992) and marital intention scale referring to Theory Planned of Bevavior by Ajzen (2005), 300 emerging adult women were selected as the subject of this study. Data are being analyzed with simple linear regression. The results shows that there is a positive contribution of Cinderella Complex to marital intention of emerging adult women with r = 0.253 (p <0.001), which means the research hypothesis is accepted. Cinderella Complex has significant contribution of 6.4% to the marital intention of emerging adult women.
Kata Kunci : Cinderella Complex, intensi menikah, perempuan dewasa awal