Laporkan Masalah

Alternative Doktrin Odious Debt Dalam Krisis Yunani; Pendekatan Game Theory Untuk Menjelaskan Pengambilan Keputusan Yunani Dalam Negosiasi Bailout 2015

CAHYO ADI JATI N, Dr. Diah Kusumaningrum,

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Krisis utang luar negeri merupakan isu penting dalam hubunganinternational terutama bagi Yunani dan uni Eropa pada umumnya. Paska sub-prime Mortgate crisis di amerika pada tahun 2008 Eropa dihadapkan pada gelombang krisis hutang nasional yang mengenai beberapa anggotanya yang secara kolektif dikenal sebagai PIIGS (Portugal Irlandia, Italia, Yunani, Spanyol), Untuk menyelesaikan krisis ini UE dan ECB memutuskan untuk mengambil beberapa tindakan yang meloncati ketentuan mereka sendiri seperti klausa no-bailout dan menerapkan pelonggaran kuantitatif di EU. Penanggulangan ini memiliki tingkat keberhasilan yang beragam; beberapa anggota berhasil menstabilkan ekonomi mereka namun yang lain seperti Yunani justru terperangkap dalam resesi ekonomi dan harus mendapat dukungan kontsan dari EU, ECB dan IMF; yang biasa di sebut Troika. Masuklah kita pada tahun 2015 dimana kebangkitan partai baru di Yunani menciptakan gelombang keresahan baru di UE. untuk menentang kebijakan austerity UE, SYRIZA melakukan audit internal terhadap hutang Yunani dan menemukan hutang tersebut sebagai odious sehingga menjadi sebuah pertanyaan bagaimana penemuan baru ini berdampak terhadap negosiasi bailout Yunani dengan uni eropa pada tahun 2015 yang akan dijelaskan dengan game theory.

Foreign debt crisis is a vital issue in international relations and it's especially important for greece and european union in general. after 2008 sub-prime mortgage crisis in America, Europe are faced with wave of national debt crisis that happened to some of it's member which are collectively known as PIIGS (portugal, Ireland, Italy, Greece, Spain). To resolve this crisis EU and ECB decided to take several countermeasure that side-stepped it's own no bailot clause and implement the quantiative easing. This countermeasure have varying degree of success; some coutnry managed to stabilize itself, other like Greece are trapped in economic slump instead and need tobe supported with constant bailout by ECB, EU and IMF; commonly referred as Troika. Enter 2015 where the rise of new social democratic party SYRIZA in Greece with it's new anti-austerity policy created a new wave of unrest to the EU. To oppose EU austerity policy, SYRIZA did an internal audit and found out that the debt are odious, thus it became a question how this new foudn fact would affect SYRIZA negotation attempt with EU for 2015 bailout negotiation which will be explained with Game Theory logic.

Kata Kunci : Debt Crisis, Odious Debt, Game Theory, Greece, Troika, Bailout negotiation

  1. S1-2018-335793-Abstract.pdf  
  2. S1-2018-335793-Bibliography.pdf  
  3. S1-2018-335793-TableofContent.pdf  
  4. S1-2018-335793-Title.pdf