Laporkan Masalah

PERAN INTERAKSI GURU-SISWA DAN GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP DISPOSISI UNTUK BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN FISIKA

PRIMADHANI S G, Asmadi Alsa, Prof. Dr., S.U.

2018 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik peran interaksi guru-siswa dan gaya belajar siswa terhadap disposisi untuk berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran fisika. Subjek penelitian merupakan siswa kelas XI jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA) di SMA Negeri 1 Magelang. Sampling pada penelitian ini dilakukan menggunakan convenience sampling dengan besar sampel 70 siswa (25 laki-laki dan 45 perempuan). Instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Disposisi untuk Berpikir Kritis Siswa dalam Mata Pelajaran Fisika, Skala Interaksi Guru-siswa dalam Mata Pelajaran Fisika, dan Skala Gaya Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Fisika. Hasil analisis kovarian satu kovariat menunjukkan 1) ada korelasi positif antara interaksi guru-siswa dan disposisi untuk berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran fisika dengan ukuran efek sebesar 0,375 (F = 37,199; Partial eta square = 0,375; p < 0,01), dan 2) terdapat perbedaan disposisi untuk berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran fisika antara siswa dengan gaya belajar diverging, assimilating, accommodating, dan converging dengan ukuran efek sebesar 0,249 (F = 6,870; Partial eta square = 0,249; p < 0,01). Uji post-hoc menunjukkan perbedaan disposisi untuk berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran fisika yang signifikan ditemukan antara siswa dengan gaya belajar diverging dan converging (MD = 8,353; p < 0,01), siswa dengan gaya belajar converging memiliki rerata skor disposisi untuk berpikir kritis dalam mata pelajaran fisika lebih tinggi (M = 60,641).

This study aimed to empirically determine the role of teacher-student interaction and students' learning styles in students' disposition toward critical thinking in physics subject. Research participants were students of class XI majoring in natural science at SMA Negeri 1 Magelang. Sampling in this study was done using convenience sampling with sample size of 70 students (25 males and 45 females). Instruments used in this study were Disposition toward Critical Thinking in Physics Subject Scale, Teacher-student Interaction in Physics Subject Scale, and Learning Styles in Physics Subject Scale. Analysis of covariance with one covariate showed 1) there was a positive correlation between teacher-student interaction and students' disposition toward critical thinking in physics subject with effect size of 0.375 (F = 37.199; Partial eta square = 0.375; p < 0.01), 2) there was difference of disposition toward critical thinking in physics subjects between student with diverging, assimilating, accommodating, and converging learning style with effect size of 0.249 (F = 6.870; Partial eta square = 0.249; p < 0.01). Post-hoc analysis revealed significant difference of disposition toward critical thinking in physics subject between students with diverging and converging learning styles (MD = 8.353; p < 0.01) and students with converging learning style were found to have higher mean score of disposition toward critical thinking in physics subject (M = 60.641).

Kata Kunci : disposisi untuk berpikir kritis, interaksi guru-siswa, gaya belajar, mata pelajaran fisika, analisis kovarian

  1. S1-2018-334121-abstract.pdf  
  2. S1-2018-334121-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-334121-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-334121-title.pdf