Laporkan Masalah

ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN DAN KOTA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2011-2016

AURORA FARRAS AL A P, Nurisqi Amalia, S.Pd., M.Sc.

2018 | Tugas Akhir | D3 EKONOMIKA TERAPAN SV

Perencanaan yang baik perlu dilakukan untuk mencapai perencanaan pembangunan yang terus tumbuh dan stabil. Perencanaan tersebut memerlukan dasar atau justifikasi yang kuat. Data-data makro beserta analisisnya merupakan salah satu dasar bagi daerah untuk menyusun perencanaan pembangunan. Data makro yang digunakan adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 17 sektor. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan Provinsi dengan PDRB paling kecil di Pulau Jawa. PDRB tersebut merupakan kumulatif dari empat kabupaten dan satu kota yang ada di DIY. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor apa saja yang menjadi sektor unggulan di DIY berdasarkan Kabupaten dan Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Analisis potensi ekonomi dilakukan dengan metode Location Quotient, Shift Share, dan Tipologi Klassen. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) masing-masing kabupaten dan kota di DIY. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat sembilan sektor unggulan berdasarkan Kabupaten dan Kota di DIY. Sektor-sektor tersebut adalah Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Jasa Lainnya; Administrasi Pemerintahan, Pertanahan dan Jaminan Sosial Wajib; Transportasi dan Pergudangan; Real Estate; Jasa Perusahaan; dan Jasa Pendidikan. Kesembilan sektor unggulan tersebut mempunyai kesesuaian dengan visi dan misi masing-masing kabupaten dan kota di DIY.

Good planning needs to be done to achieve a steadily growing and stable development plan. It requires a strong foundation or justification. Macro data and its analysis is is one of the foundations for the region to arrange development planning. The macro data used is the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of 17 sectors. Special Region of Yogyakarta (DIY) is the province with the smallest GRDP in Java. The GRDP is a cumulative of four regencies and one city in DIY. This study aims to find out what sectors are leading sectors in DIY by regency and city. Analysis of economic potencies is done by Location Quotient, Shift Share, and Klassen Typology. The data used are secondary data taken from the Central Bureau of Statistics (BPS) of each regency and city in DIY. The results concluded that there are nine leading sectors by regency and city. These sectors are Provision of Eating and Drinking Accommodation; Large and Retail Trade; Car and Motorcycle Repair; Other Services; Mandatory Government, Land and Social Security Administration; Transportation and Warehousing; Real Estate; Company Services; and Education Services. The nine leading sectors are in conformity with the vision and mission of each regency and city in DIY.

Kata Kunci : Location Quotient, Sektor Unggulan, Shift Share, Tipologi Klassen

  1. D3-2018-385974-abstract.pdf  
  2. D3-2018-385974-bibliography.pdf  
  3. D3-2018-385974-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2018-385974-title.pdf