Laporkan Masalah

Hubungan Usia dan Kejadian Anemia Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Ponjong I

RATNA DWI NURYANTI, Purwanta, S.Kp., M.Kes;Mumtihana Muchlis,SST M.Kes;Drs. Abdul Wahab, MPH

2018 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SV

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram. Berat badan lahir bayi dipengaruhi oleh faktor ibu dan bayi. Usia ibu <20 dan >35 tahun akan meningkatkan risiko kejadian BBLR, begitu juga kadar hemoglobin ibu saat hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan kejadian anemia ibu hamil dengan kejadian BBLR. Penelitian ini adalah observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang pada Januari-Desember 2017 di Puskesmas Ponjong I. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan 60 subjek penelitian. Analisis data menggunakan uji Chi-Square (95%). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 60 subjek penelitian, ibu yang melahirkan BBLR 20 orang (33,3%). Kejadian BBLR dengan usia ibu <20 dan >35 tahun 14 orang (23,3%) dan yang mengalami anemia 13 orang (21,7%). Hasil uji Chi-Square usia didapatkan p-value = 0,014 artinya terdapat hubungan antara usia ibu dengan kejadian BBLR dengan OR=4,3 (CI 95%;1,4-13,7) yang berarti usia <20 dan >35 tahun kemungkinan melahirkan BBLR 4 kali lebih besar dibanding usia ibu 20-35 tahun, namun untuk hasil kejadian anemia didapatkan p-value = 1,00 yang artinya tidak ada hubungan anemia dengan kejadian BBLR.

Low Birth Weight (LBW) Infant are babies who born weighing less than 2.500 gram. A baby birth weight is influenced by factors of the mother and baby. Age of the mother <20 or >35 years will increase the risk of LBW, so are maternal haemoglobin levels during pregnancy. This study aimed to identify correlation between age and the incidence of maternal anaemia with the incidence of LBW. This was an observational study with cross-sectional design. The research population was all women who give birth in January until December 2017 in Ponjong I health center. The sampling technique was simple random sampling with 60 research subject. Data analyzed using Chi-Square (95%). The result showed among 60 research subject, mother who give birth LBW 20 peoples (33,3%). Incidence of LBW with age of the mother <20 or >35 years 14 peoples (70%), other than that mothers who have anaemia 13 peoples (21,7%). Statistical test using Chi-Square test for age p-value= 0,014 means that there is a correlation between maternal age during incidence of LBW with OR=4,3 (CI 95%;1,4-13,7) meaning mothers age <20 and >35 years the possibility of having LBW 4 times greater than the mother's age 20-35 years, but for the results of incidence anaemia obtained p-value = 1.00 which means there is no correlation of incidence anaemia with the incidence of LBW.

Kata Kunci : Kata Kunci : Usia Ibu, Kejadian Anemia, Bayi Berat Lahir Rendah

  1. D4-2018-337049-abstract.pdf  
  2. D4-2018-337049-bibliography.pdf  
  3. D4-2018-337049-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2018-337049-title.pdf