PENGARUH FREE CASH FLOW TERHADAP DEBT CAPACITY PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI LQ 45 PERIODE 2014-2016
ASWIN AKBAR, MARWAN ASRI, Prof., M.B.A., Ph.D.,
2018 | Tesis | S2 ManajemenPengambilan keputusan guna untuk pendanaan sebuah perusahaan adalah dengan cara menganalisis secara seksama oleh manajer keuangan perusahaan. Kapasitas utang menjadi salah satu keputusan untuk pendanaan yang penting bagi perusahaan yang wajib dipertimbangkan supaya laporan keuangan perusahaan optimal. Reputasi perusahaan yang baik terlahir dari laporan keuangan perusahaan yang baik juga, dimana akan membuat citra perusahaan dimata publik atau pihak terkait seperti investor dan kreditur menjadi baik. Free cash flow, market to book ratio dan tangibility merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kinerja keuangan. Berlatarbelakang dari fenomena, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh free cash flow, market to book ratio dan tangibilty terhadap debt capacity pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di LQ 45. Metoda penelitian ini menggunakan metoda asosiatif dengan hubungan kausal melalui pengujian hipotesis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan selama 3 tahun dari tahun 2014 sampai dengan 2016. Pengujian statistik yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan asumsi klasik. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa variabel free cash flow dan market to book ratio memiliki pengaruh yang signifikan dan memiliki hubungan yang kuat dengan arah positif terhadap debt capacity pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di LQ 45. Sedangkan tangiblity menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap debt capacity pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di LQ 45.
Decision making is performed by the company's financial manager by carefully analizing the company's funding. Debt capacity becomes one of an important funding decisions made by the company that must be reported in order to make the financial statement is optimal. A good company's reputation is created from a managed company's financial statement in which it will make the company,s image is well in front tof public or relevant parties such as investors and creditors. Free cash flow, market to book ratio and tangibility are ratios that will be utilized to measure the financial performance. The research that has phenomenon background is aimed to find out how much the effect of free cash flow, market to book ratio and tangibility toward debt capacity on non-financial company registered in LQ 45 are. The research uses associative method with causal relationship through hypothesis testing. The data which is utilized in this research is annual financial statement for 3 years from 2014 to 2016. Statistical testing which is utilized is multiple linear regression analysis with classical assumption. Of the research that had been done, it indicates that free cash flow and market to book ratio have significant effect and strong relationship with positive direction towards debt capacity in non-financial company which has been registered in LQ 45. Meanwhile, tangibility indicates insignificant influence towards debt capacity on non-financial company registered in LQ 45.
Kata Kunci : free cash flow, market to book ratio, tangibility, debt capacity