Laporkan Masalah

Kelayakan Usahatani Bunga Krisan Potong Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang

HIMMA SOFYA FATIKHA, Dr. Ir. Suhatmini Hardyastuti, S.U. ; Sugiyarto, S.P., M.Sc.

2018 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani bunga krisan potong dan kelayakan usahatani bunga krisan potong di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data primer. Pengambilan data primer dilakukan dengan menggunakan kuisioner kepada 40 responden petani bunga krisan potong. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi OLS dan analisis kelayakan usahatani (R/C rasio, π/C rasio, produktivitas tenaga kerja, dan BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani adalah luas lahan, harga bibit, dan harga pupuk kandang (2) Usahatani bunga potong krisan layak dikembangkan. Masing-masing kriteria (penerimaan, produksi, dan harga) melebihi nilai BEP (BEP Penerimaan sebesar Rp 2.428.083,-, BEP Produksi 2.585 tangkai, dan BEP Harga Rp 290,55/tangkai). Sebagai tambahan, kriteria lain yaitu R/C rasio 3,28 lebih besar dari 1, nilai π/C sebesar 225,89% lebih besar dari nilai bunga 9%, dan Produktivitas Tenaga Kerja sebesar Rp 4.425.492,- lebih besar dari Upah Minimum Kabupaten sebesar Rp 1.745.000,-.

This research aims to investigate factors affecting income of Chrysanthemum cut flowers farming and to determine its feasibility in Bandungan District, Semarang Regency. This research uses primary data which are collected through questionnaire from 40 farmers. OLS regression method is used to analyze the determinants of farmer income while feasibility analysis (R/C ratio, π/C ratio, labour productivity and BEP) are applied to understand the feasibility of Chrysanthemum farming. Result of the research are: (1) the determinant factors of income are land size, price of seeds and price of fertilizer, (2) Chrysanthemum farming is feasible. Each of the criteria (revenue, production level, and price) exceeds its BEP (BEP Revenue is Rp 2.428.083, BEP Production is 2.585 stalks, and BEP Price is Rp 290,55/stalk). In addition, the other criteria of R/C ratio of 3,28 bigger than 1, π/C ratio of 225,89% bigger than interest rate of 9%, labour productivity of Rp 4.425.492/month are bigger than regency minimum wage level of Rp 1.745.000,-.

Kata Kunci : Krisan, kelayakan, pendapatan, usahatani / Chrysanthemum, feasibility, income, farming

  1. S1-2018-331616-abstract.pdf  
  2. S1-2018-331616-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-331616-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-331616-title.pdf