Rancangan Formulir Rekam Medis Bencana di Rumah Sakit Jiwa Grhasia
HANIK PRATIWI, Dina Fitriana Rosyada, S.K.M, M.KL
2018 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SVLatar Belakang : Rumah Sakit Jiwa Grhasia ditunjuk pemerintah sebagai RS komando utama penanganan pasien korban Merapi, sedangkan berdasarkan letaknya sendiri terletak di kawasan rawan bencana (KRB) 2 letusan Gunung Merapi. Dalam keadaan darurat dengan meningkatnya kegiatan pelayanan yang diberikan, pelaksanaan pendokumentasian/pencatatan data pasien juga harus tetap optimal. Hal ini menjadi dasar diperlukannya alat pengumpul data yaitu formulir rekam medis bencana yang memenuhi kebutuhan pengguna. Tujuan : Perancangan ini bertujuan untuk merancang formulir rekam medis bencana kasus jiwa di Rumah Sakit Jiwa Grhasia. Hasil : Hasil perancangan formulir rekam medis bencana kasus jiwa yang dirancang adalah hasil modifikasi dari formulir pasien Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta menambahkan item sesuai dengan No. 269/MENKES/PER/III/2008 dan ditambahkan item umum untuk pemeriksaan psikiatri yang meliputi penampilan, mood dan afek, psikomotor, dan cara berpikir. Kesimpulan : Perancangan formulir rekam medis bencana dibuat dengan mempertimbangkan aspek desain formulir yaitu dari aspek fisik, aspek anatomi, dan aspek isi.
Background : RSJ Grhasia was chosen by the government became a main command hospital to handling the victims of Mount Merapi's erupstion, while based on this location is in the 2nd prone area Merapi's eruption. In emergency condition with increase of hospital service for victims, the documentation activities must done optimally.It became the cornerstone of the needs for a data collection tool, that is form of behavioral disaster medical record that can complete the users needs. Objective : This study aimed to design a disaster medical record form in Grhasia Phychiatric Hospital. Results : The result of the design is the result of modification of the Emergency Patient form (IGD) and adding the item in accordance with No. 269 / MENKES / PER / III / 2008 and added general items for psychiatric examination which includes appearance, mood and affects, psychomotor, and way of thinking. Conclusion : The design of behavioral disaster medical record case made by considering aspect of form design that is from physical, anatomy, and content aspect.
Kata Kunci : form design, medical record, disaster